Selasa, 23 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Pemerintah Swiss Mengaku Salah Terlalu Melonggarkan Aturan Covid-19

Bagikan:

Hidayatullah.com–Menteri Kesehatan Swiss hari Sabtu (26/12/2020) mengakui kesalahan pemerintah karena terlalu melonggarkan pembatasan Covid-19, sehingga kasus infeksi coronavirus di sejumlah negara Eropa melonjak tinggi pada masa gelombang kedua pandemi.

Alain Berset mengatakan pendekatan yang dipakai Swiss menekankan pada tanggung jawab masing-masing individu, tetapi mengakui bahwa ternyata pendekatan itu tidak berhasil meredam penyebaran coronavirus.

Virus tersebut masih belum akan pergi dalam jangka waktu dekat ini, imbuhnya, meskipun program vaksinasi sudah mulai dilakukan oleh sejumlah negara, lansir The Guardian.

Pada bulan Maret, di masa gelombang pertama pandemi Covid-19, Swiss tidak terlalu terdampak parah dan angka kematiannya tergolong rendah. Oleh karena itu, negara kecil kaya raya itu tidak memberlakukan lockdown ketat seperti yang dilakukan sejumlah tetangganya di Eropa. Swiss justru melonggarkan pembatasan secara bertahap.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Hekmatyar Ajak Rakyat Afghan Berjihad Lawan AS

Hekmatyar Ajak Rakyat Afghan Berjihad Lawan AS

Tentara Inggris yang Hilang di Afghanistan Diyakini Tewas

Tentara Inggris yang Hilang di Afghanistan Diyakini Tewas

Pasukan Turki Bunuh 176 Militan PKK Selama Agustus

Pasukan Turki Bunuh 176 Militan PKK Selama Agustus

China Ingin Perangi Tren Pesta Pernikahan Mewah

China Ingin Perangi Tren Pesta Pernikahan Mewah

Allah Sambungkan Indonesia-Sudan-Suriah di Jumat Berkah

Allah Sambungkan Indonesia-Sudan-Suriah di Jumat Berkah

Baca Juga

Berita Lainnya