Kamis, 20 Januari 2022 / 16 Jumadil Akhir 1443 H

Internasional

Eritrea Keluarkan 28 Pengikut Jehovah’s Witnesses dari Penjara

Pengikut Jehovah's Witnesses.
Bagikan:

Hidayatullah.com—Eritrea mengeluarkan 28 pengikut kelompok Jehovah’s Witnesses setelah mereka menjalani masa hukuman penjara.

Pada tahun 1994 Eritrea melucuti status kewarganegaraan semua anggota kelompok itu dan pengikutnya banyak yang dikirim ke bui.

Salah satu alasan mengapa Eritrea bertindak keras seperti itu adalah karena anggota-anggota kelompok itu menolak menjalani wajib militer.

Dilansir BBC Selasa (7/12/2020), dalam sebuah pernyataan Jehovah’s Witnesses mengatakan anggotanya dibebaskan dari penjara setelah menjalani hukuman 5-26 tahun.

Sebagian dari mereka dibui karena menolak mengikuti wajib militer. Organisasi itu mengatakan 24 anggotanya masih ada di dalam penjara.

Presiden Isaias Afwerki melucuti kewarganegaraan anggota kelompok itu setahun setelah menjabat sebagai pemimpin negara Eritrea yang baru merdeka.

Eritrea, yang sebelumnya bagian dari wilayah Ethiopia, sampai saat ini belum melaksanakan pemilu, tidak memiliki parlemen, dan konstitusinya yang masih dalam bentuk draf belum pernah diimplementasi.

Hanya empat aliran agama yang boleh dipraktikkan di Eritrea, yaitu Katolik Roma, Kristen Orthodoks, Islam (Sunni), Gereja Lutheran.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Proyek Jalan Gusur 30.000 Warga Kampung Kumuh Kibera Kenya

Proyek Jalan Gusur 30.000 Warga Kampung Kumuh Kibera Kenya

Bahrain Tuduh Kelompok Dokter Syi’ah Lakukan Makar

Bahrain Tuduh Kelompok Dokter Syi’ah Lakukan Makar

Moskow Melarang Parade Gay Selama 100 Tahun

Moskow Melarang Parade Gay Selama 100 Tahun

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov dan Menlu Turki Mevlut Cavusoglu

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov dan Menlu Turki Mevlut Cavusoglu

Blusukan’,  Syeikh Sudais Mutasi Pengurus Masjid Nabawi

Blusukan’, Syeikh Sudais Mutasi Pengurus Masjid Nabawi

Baca Juga

Berita Lainnya