Rabu, 20 Januari 2021 / 6 Jumadil Akhir 1442 H

Internasional

Seorang Pelaku Serangan Teror di Universitas Kenya Bunuh Diri di Penjara

Bagikan:

Hidayatullah.com—Seorang pria Tanzania yang dinyatakan bersalah terlibat dalam serangan tahun 2015 di sebuah universitas di Kenya yang menyebabkan 148 orang tewas dikabarkan telah membunuh dirinya sendiri di dalam penjara.

Empat pelaku serangan ditembak mati oleh pasukan keamanan di Universitas Garissa, tetapi Rashid Charles Mberesero dan dua orang lain tahun 2019 divonis bersalah dalam konsipirasi untuk melakukan serangan teroris dan menjadi anggota kelompok Al-Shabab.

Mberesero divonis hukuman penjara seumur hidup.

Dilansir BBC Ahad (29/11/2020), koran Kenya Standard melaporkan bahwa warga Tanzania itu mengalami gangguan mental di dalam penjara dan mendapatkan perawatan dari seorang psikiater.

Koran Daily Nation melaporkan bahwa Mberesero gantung diri di dalam selnya dengan menggunakan selimut.

Serangan tahun 2015oleh kelompok Al-Shabab itu menggemparkan Kenya.

Al-Shabab mengatakan pihaknya berperang dengan Kenya sejak negara itu mengirimkan pasukannya ke Somalia pada Oktober 2011 guna membantu pemerintah dukungan PBB di Somalia mengenyahkan kelompok bersenjata itu.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Menlu Inggris  Tulis Artikel Bela Pendahulunya Dirikan ‘Israel’

Menlu Inggris Tulis Artikel Bela Pendahulunya Dirikan ‘Israel’

Kepala AB Iran Janji akan Bantu Hentikan Demonstrasi Anti Rezim

Kepala AB Iran Janji akan Bantu Hentikan Demonstrasi Anti Rezim

Wanita Jerman Diadili karena Gabung ISIS

Wanita Jerman Diadili karena Gabung ISIS

Eropa Ditantang Muammar Qadhafi

Eropa Ditantang Muammar Qadhafi

Amnesty: Bunuh Warga Sipil di Afghanistan, Amerika Selalu Gagal Mengadili Tentaranya

Amnesty: Bunuh Warga Sipil di Afghanistan, Amerika Selalu Gagal Mengadili Tentaranya

Baca Juga

Berita Lainnya