Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

PM Pakistan Membantah telah Memberi Pengakuan pada ‘Israel’

Imran Khan
Bagikan:

Hidayatullah.com–Pakistan membantah spekulasi tentang pemberian pengakuan pada ‘Israel’. Perdana Menteri Imran Khan telah berkali-kali menyatakan posisi Islamabad dalam masalah ini secara “jelas” dan “tegas”.

Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri Pakistan menegaskan bahwa Perdana Menteri Imran Khan telah berkali-kali menyatakan posisi Islamabad dalam masalah ini secara “jelas” dan “tegas”. “Perdana Menteri telah menegaskan bahwa selain penyelesaian yang adil atas masalah Palestina, yang memuaskan rakyat Palestina, maka Pakistan tidak dapat mengakui ‘Israel’,” kata kementerian dikutip laman Anadolu Agency.

Klarifikasi tersebut muncul menyusul laporan tentang dugaan tekanan dari Amerika Serikat dan Arab Saudi Pakistan untuk mengakui ‘Israel’. “Pakistan dengan teguh mendukung hak rakyat Palestina untuk menentukan nasib mereka sendiri. Untuk perdamaian yang adil dan abadi, sangat penting untuk memiliki solusi dua negara sesuai dengan resolusi PBB dan OKI yang relevan,” tambah pernyataan tersebut.

Awal bulan ini, Khan mengungkapkan dalam sebuah wawancara bahwa dia telah mendapat tekanan dari beberapa negara “sahabat” untuk menjalin hubungan diplomatik dengan Tel Aviv. Meskipun dia tidak menyebutkan negara mana saja, banyak yang meyakini bahwa dia sedang merujuk kepada Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA).

UEA dan Bahrain baru-baru ini menjalin hubungan diplomatik dan ekonomi dengan Tel Aviv. Negara-negara Teluk lainnya termasuk Arab Saudi juga sedang mempertimbangkan opsi untuk menormalisasi hubungan dengan ‘Israel’.*

Rep: Nashirul Haq
Editor: Insan Kamil

Bagikan:

Berita Terkait

Wanita Saudi Boleh Kuliah Ilmu Politik

Wanita Saudi Boleh Kuliah Ilmu Politik

Pemberontak Syiah Houthi Lontarkan Rudal ke Makka dari Masjid Yaman

Pemberontak Syiah Houthi Lontarkan Rudal ke Makka dari Masjid Yaman

Geng Bersenjata Rampok $15 Juta dari Bandara Santiago

Geng Bersenjata Rampok $15 Juta dari Bandara Santiago

Lebih dari 60 Warga Jerman Gabung Militan Muslim di Idlib

Lebih dari 60 Warga Jerman Gabung Militan Muslim di Idlib

Rusia Tolak Intervensi Militer Asing di Libya

Rusia Tolak Intervensi Militer Asing di Libya

Baca Juga

Berita Lainnya