Kamis, 28 Januari 2021 / 14 Jumadil Akhir 1442 H

Internasional

Sembilan Polisi Jerman Diperiksa Terkait Grup WhatsApp Ekstrimis Sayap Kanan

Bagikan:

Hidayatullah.com—Sembilan anggota kepolisian di Jerman dituduh berpartisipasi dalam grup obrolan kelompok ekstrimis sayap kanan di WhatsApp.

Penggerebekan dilakukan di sejumlah apartemen di bagian barat Jerman hari Selasa pagi (24/11/2020), kata seorang jubir kantor kejaksaan di Duisburg, lansir Euronews.

Penggeledahan dilakukan secara bersamaan di Essen, Mülheim an der Ruhr dan Velbert sebagai bagian dari investigasi. Beberapa gawai disita petugas.

Para tersangka dijerat dengan tuduhan mendorong orang untuk berbuat kejahatan dan menggunakan simbol-simbol organisasi terlarang. Kesembilan anggota kepolisian itu dituduh mengunggah file gambar, audio dan video berkaitan.

Saat ini total 24 personel kepolisian Jerman yang dituduh memuat materi-materi anti-konstitusional atau pemicu kebencian di grup-grup WhatsApp.

Penggeledahan di Nordrhein-Westfalen, negara bagian di Jerman yang paling banyak penduduknya, merupakan bagian dari investigasi terhadap skandal ekstrimisme di lingkungan kepolisian yang mencuat beberapa pekan terakhir.

Kantor kejaksaan di Duisburg mengkonfirmasi bahwa pihaknya sedang menyelidiki personel kepolisian terkait tindak-tanduk mereka di dunia maya.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Pastor Afsel Ini Mengaku Bisa Membangkitkan Orang Mati

Pastor Afsel Ini Mengaku Bisa Membangkitkan Orang Mati

Bangladesh Donasikan 500 Ribu Dolar AS ke Gambia untuk Perjuangkan Kasus Rohingya

Bangladesh Donasikan 500 Ribu Dolar AS ke Gambia untuk Perjuangkan Kasus Rohingya

Lagi, Dituding Mencabuli Anak Pendeta Prancis Bunuh Diri di Gereja

Lagi, Dituding Mencabuli Anak Pendeta Prancis Bunuh Diri di Gereja

Pangeran William dan Istri Kunjungi Hotel Brunei yang Diboikot karena Hukum Syariah

Pangeran William dan Istri Kunjungi Hotel Brunei yang Diboikot karena Hukum Syariah

Unesco Cabut Gereja Nativity di Bethlehem dari Daftar Warisan Dunia

Unesco Cabut Gereja Nativity di Bethlehem dari Daftar Warisan Dunia

Baca Juga

Berita Lainnya