Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Kamar Mayat Kewalahan, El Paso Kerahkan Napi untuk Angkut Jenazah Korban Covid-19

Bagikan:

Hidayatullah.com — Sebuah rekaman mengejutkan muncul pada Senin dimana para narapida di Texas, negara bagian AS, memindahkan mayat pasien Covid-19 ke trailer berpendingin sementara mereka hanya dibayar 2 AS Dolar per jam. Aksi ini telah memicu reaksi keras di sosial media lapor Daily Sabah pada Senin (16/11/2020).

Menurut laporan media, para narapidana Texas dan pusat penahanan kota dikerahkan untuk membantu kamar jenazah yang penuh sesak menunggu otopsi di kamar mayat El Paso, yang kewalahan dengan jumlah korban meninggal karena Covid-19.  Meskipun pekerjaan yang dilakukan para narapidana ini biasanya tidak dibayar, Chris Acosta, juru bicara Kantor Sheriff Kabupaten El Paso, mengatakan bahwa “para pengawas menolak untuk bekerja kecuali mereka diberi kompensasi.”

Acosta mengatakan bahwa narapidana mulai bekerja pada hari Senin dan menghasilkan  2 AS Dolar per jam. Setiap hari dari jam 8 pagi sampai jam 4 sore mereka membantu petugas kesehatan di kamar mayat El Paso untuk mengangkut jenazah orang yang meninggal karena Covid-19.

Dia menambahkan bahwa individu yang melakukan pekerjaan itu adalah pelaku pelanggaran ringan dan mereka yang berada dalam tahanan minimum. Texas menjadi negara bagian AS pertama yang melampaui 1 juta kasus Covid-19 yang dikonfirmasi minggu ini.

Negara El Paso melaporkan lebih dari 22.000 kasus baru dalam dua minggu terakhir, dengan pejabat kesehatan tertinggi negara itu memperingatkan bahwa negara bagian tersebut bisa memasuki hari-hari tergelap pandemi. Menurut The Associated Press (AP), lebih dari 11 juta kasus Covid-19 sekarang telah dilaporkan di seluruh Amerika Serikat, dengan satu juta kasus datang dalam waktu kurang dari seminggu.

Pencatat Covid-19 Universitas Johns Hopkins mengatakan ada 11 juta kasus pada hari Ahad setelah mencapai 10 juta kasus pada 9 November. Butuh 300 hari bagi AS untuk mencapai angka 11 juta sejak kasus pertama didiagnosis di negara bagian Washington pada 20 Januari. .

Covid-19 menyebar lebih cepat di seluruh AS daripada kapan pun sejak pandemi dimulai. Kematian juga meningkat, meski tidak mencapai rekor tertinggi yang dicapai pada musim semi.

Rata-rata kasus selama tujuh hari untuk kematian baru setiap hari adalah lebih dari 1.080 pada hari Sabtu, lebih dari 30% lebih tinggi daripada dua minggu sebelumnya. Covid-19 sekarang telah menewaskan lebih dari 246.000 orang di AS, menurut Johns Hopkins.*

Rep: Nashirul Haq
Editor: Insan Kamil

Bagikan:

Berita Terkait

2 Pemuda Muslim Dapat Fritt Ord Award 2010

2 Pemuda Muslim Dapat Fritt Ord Award 2010

Terlibat Terorisme, Warga Amerika dan 23 Lainnya Dipenjara di Saudi

Terlibat Terorisme, Warga Amerika dan 23 Lainnya Dipenjara di Saudi

Saudi Denda Dokter PNS yang Nyambi di RS dan Klinik Swasta

Saudi Denda Dokter PNS yang Nyambi di RS dan Klinik Swasta

Laporan Investigasi Mengungkap Penyiksaan dan Kekerasan Seksual terhadap Muslimah Uighur

Laporan Investigasi Mengungkap Penyiksaan dan Kekerasan Seksual terhadap Muslimah Uighur

Avigdor Lieberman Jabat Lagi Menteri Luar Negeri Israel

Avigdor Lieberman Jabat Lagi Menteri Luar Negeri Israel

Baca Juga

Berita Lainnya