Selasa, 23 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Arab Saudi Tuan Rumah Konferensi Internasional Pertama tentang Bakat dan Kreativitas

Bagikan:

Hidayatullah.com– Arab Saudi menjadi tuan rumah Konferensi Internasional Pertama tentang Bakat dan Kreativitas pada Ahad (08/11/2020) di sela-sela G20. Acara yang berlangsung selama dua hari ini akan membantu mengembangkan sumber daya manusia anak muda yang berbakat, kreatif, dan inovatif untuk menghadapi perkembangan dan tantangan global.

Para ahli berkumpul membahas masa depan inovasi, kewirausahaan, dan kemanusiaan di Konferensi Internasional Pertama tentang Bakat dan Kreativitas di Riyadh, Arab Saudi.

Sekretaris Jenderal Mawhiba, Dr. Saud bin Saeed Al-Mathami, mengatakan konferensi tersebut adalah pesan dari Arab Saudi kepada dunia.

“Konferensi ini meramalkan masa depan dan meningkatkan kepemimpinan global Arab Saudi dalam mengembangkan pemuda berbakat dan kreatif,” katanya dirilis Mawhiba.

Mawhiba dinilai sebagai lembaga pertama di dunia yang khusus berupaya menemukan, merawat, dan memberdayakan bakat. Sejauh ini, lembaga ini telah berhasil menemukan dan merawat lebih dari 161.000 siswa berbakat di Arab Saudi, dan terus memperluas cakupannya ke negara lain. Lembaga ini juga telah mencatat kesuksesan, dengan meraih 384 kemenangan kualitatif dalam berbagai kompetisi ilmiah orisinil di dunia internasional.

Al-Mathami mengatakan, acara tersebut berupaya untuk mengeksplorasi cakrawala baru sekaligus memanfaatkan peluang yang ada di masa depan.

Konferensi tersebut katanya berupaya untuk menjadi platform global untuk komunikasi virtual, menyatukan para ahli, pemimpin, dan pembuat kebijakan untuk mendukung dan memberdayakan para pemuda berbakat, kreatif, dan inovatif dari berbagai belahan dunia.

Para peserta membahas masa depan sains dan teknologi, serta cara para talent kreatif dengan menggunakan sarana modern sekaligus menyoroti peran realitas virtual dalam menghadapi krisis dan tantangan global.

Al-Mathami mengatakan konferensi itu untuk membahas masa depan realitas virtual dan dampaknya terhadap perkembangan manusia.

“Ini juga membantu memperluas cakupan kerja sama internasional melalui kemitraan yang efektif dalam mengembangkan sumber daya manusia dari kaum muda yang berbakat, kreatif, dan inovatif untuk menghadapi perkembangan dan tantangan global,” sebutnya.

Dia juga menjelaskan soal beberapa inisiatif regional dan global dalam mensponsori para talent berbakat yang akan diumumkan selama konferensi. Juga dibahas praktik global terkemuka yang digunakan dalam mengidentifikasi dan mengembangkan keterampilan pemuda berbakat. “Siswa Mawhiba yang berbakat akan memoderasi diskusi panel dan sesi konferensi lainnya,” imbuhnya.

Sesuai agendanya, sebanyak 17 pembicara mempresentasikan visi mereka selama dua hari yang diselenggarakan oleh King Abdul Aziz and His Companions Foundation for Giftedness and Creative (Mawhiba) dan Sekretariat G20 Saudi sebagai bagian dari Program Konferensi Internasional untuk menghormati tahun kepresidenan G20 Saudi 2020.

Di antara pembicara adalah Menteri Energi Saudi Pangeran Abdul Aziz bin Salman dan Menteri Pendidikan Dr. Hamad bin Mohammed Al-Sheikh.

Konferensi ini mempertemukan tokoh-tokoh terkemuka di bidangnya masing-masing untuk membahas masa depan dunia dan mempresentasikan visi mereka dalam memanfaatkan revolusi digital secara maksimal.

Gubernur Riyadh Pangeran Faisal bin Bandar bin Abdul Aziz meresmikan konferensi pada 8 November mewakili Raja Salman Salman bin Abdul Aziz.

Dua sesi diadakan pada setiap hari dengan topik yang berbeda. Sesi pertama berjudul: “Membayangkan masa depan – Memberdayakan kemampuan anak muda yang berbakat dan kreatif untuk membentuk prospek masa depan baru.” Direktur Eksekutif UNICEF Henrietta H. Fore sesuai agenda menghadiri sesi pertama dimana Prof. Michio Kaku, Neil deGrasse Tyson, dan Gerd Leonhard menjadi pembicara utama.

Kaku adalah profesor fisika teoretis tamu di Universitas Princeton dan Universitas New York. Ia juga seorang futuris, yang telah menulis lebih dari 70 artikel ilmiah, sementara Tyson dikenal sebagai seorang astrofisikawan dan pembawa acara serial TV berbasis sains. Karya penelitiannya terutama berfokus pada kosmologi fisik, evolusi bintang, galaksi, dan astronomi galaksi.

Leonhard adalah seorang futuris Eropa dan penulis yang mengkhususkan diri dalam debat antara kemanusiaan dan teknologi. Ia juga dikenal sebagai analis media digital yang menulis buku berjudul “Teknologi vs. Kemanusiaan”.

Sementara sesi kedua di hari pertama bertajuk “Bagaimana dunia digital akan mengubah identitas masa depan?”. Presiden Saudi Data and Artificial Intelligence Authority (SDAIA), Dr. Abdullah bin Sharaf Al-Ghamdi, sesuai agenda berpartisipasi dalam sesi ini bersama dengan Eng. Nadhmi Al-Nasr, CEO NEO; Anthony Saltico, Wakil Presiden pendidikan dunia di Microsoft, dan Hong-Eng Koh, kepala ilmuwan industri pemerintahan global di Huawei Technologies Co., Ltd.

Sesi pertama di hari kedua bertajuk “Masa depan inovasi dan kewirausahaan,” yang diagendakan dihadiri oleh Jonas Kjellberg, Co-Founder Skype.

Adam Cheyer, salah satu pendiri dan VP Engineering di Viv Labs, Esther Wojcicki, wakil dari Creative Commons, Andreas Weigend, mantan kepala ilmuwan Amazon.com juga dijadwalkan menghadiri sesi tersebut.

Sesi terakhir bertajuk “Bagaimana visi global membentuk masa depan umat manusia,” sesuai agenda dihadiri oleh Sally Krisel, mantan presiden dewan direksi NAGC, dan Lianne Hoogeveen, presiden European Council for High Ability.

Peserta lainnya adalah Noriah Mohd Ishak, mantan presiden Pusat PERMATA pintar `UKM, dan Andreas Schleicher, direktur Pendidikan dan Keterampilan pada Organization for Economic Co-operation and Development (OECD).*

Rep: SKR
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Pakistan Terus Pantau Situs Berbau Anti-Islam

Pakistan Terus Pantau Situs Berbau Anti-Islam

Diburu Amerika Serikat, Status WN Hamza bin Laden Dicabut Arab Saudi

Diburu Amerika Serikat, Status WN Hamza bin Laden Dicabut Arab Saudi

Israel Tolak Tim Investigasi Armada Kebebasan Bentukan PBB

Israel Tolak Tim Investigasi Armada Kebebasan Bentukan PBB

FBI Selidiki Kemungkinan Penyadapan oleh News Corp

FBI Selidiki Kemungkinan Penyadapan oleh News Corp

Sebelum Al Qarni Ditembak, Filipina Tangkap 6 Orang Berhubungan dengan Garda Revolusi Iran

Sebelum Al Qarni Ditembak, Filipina Tangkap 6 Orang Berhubungan dengan Garda Revolusi Iran

Baca Juga

Berita Lainnya