Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Dilarang Ikut Garap 5G di Swedia, Huawei Ajukan Gugatan

Bagikan:

Hidayatullah.com–Huawei mengajukan gugatan banding terhadap keputusan Swedia untuk mengecualikan perusahaan asal China itu dari proyek pembangunan jaringan 5G, kata regulator telekomunikasi Swedia PTS Jumat (7/11/2020).

“Apa yang terjadi sekarang adalah kami akan mengirimkan banding tersebut ke pengadilan administrasi Stockholm. Setelah itu, mereka yang akan menangani kasus ini,” kata seorang jubir PTS seperti dikutip Reuters.

Swedia bulan lalu melarang Huawei dan sejawatnya ZTE dari proyek 5G, mengikuti jejak tetangganya di Eropa yang melarang perusahaan China itu menggarap jaringan selulernya dengan alasan keamanan negara.

“Kami kira keputusan tersebut tidak baik untuk pelanggan maupun Swedia secara umum,” kata Kenneth Fredriksen, wakil presiden eksekutif Huawei untuk wilayah Eropa bagian tengah, timur dan kawasan Nordik, kepada Reuters.

“Oleh karena itu kami ingin pengadilan di Swedia meninjau apakah keputusan itu diambil lewat proses selayaknya dan sesuai dengan undang-undang,” kata Fredriksen.

PTS memberikan kesempatan kepada perusahaan-perusahaan untuk ambil bagian dalam lelang spektrum 5G sampai 1 Januari 2025 untuk menyingkirkan perangkat Huawei dan ZTE dari infrastruktur yang ada dan fungsi-fungsi intinya.

Lelang dijadwalkan dimulai pekan depan, dan hal itu menguntungkan pesaing Huawei di kawasan Nordik, Nokia dan Ericsson.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Lieberman: Boikot terhadap Qatar Kesempatan untuk Perangi “Teroris”

Lieberman: Boikot terhadap Qatar Kesempatan untuk Perangi “Teroris”

PBB: 700 Orang jadi Pengungsi di Yaman dalam Dua Minggu

PBB: 700 Orang jadi Pengungsi di Yaman dalam Dua Minggu

10 Orang tewas dalam Serangan Militer dan BGP di Rathedaung Myanmar

10 Orang tewas dalam Serangan Militer dan BGP di Rathedaung Myanmar

Rekreasi Yahudi di Sinai Dibom

Rekreasi Yahudi di Sinai Dibom

CAIR Menentang Buku World of Islam

CAIR Menentang Buku World of Islam

Baca Juga

Berita Lainnya