Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Serangan Udara Prancis di Mali Bunuh Puluhan Militan Muslim

Drone Angkatan Udara Prancis di kawasan Sahel, Afrika.
Bagikan:

Hidayatullah.com—Prancis mengatakan pasukannya telah membunuh lebih dari 50 “jihadis” (militan Muslim) dalam serangan udara di bagian tengah Mali.

Menteri Pertahanan Prancis Florence Parly, yang sedang berada di Mali, mengatakan para militan yang berafiliasi dengan Al-Qaeda itu dibunuh pada hari Jumat dekat perbatasan dengan Burkina Faso dan Niger, lapor BBC Selasa (3/11/2020).

Dia mengatakan senjata dan peralatan lainnya milik militan telah disita.

Parly mengatakan Prancis akan terus mendukung tentara Mali dalam upayanya melawan militan Muslim, yang beroperasi di kawasan Sahel.

Lebih dari 5.000 tentara Prancis ditempatkan di kawasan itu, tetapi mereka masih belum dapat melumpuhkan milisi-milisi di sana.

Kawasan Sahel, daerah semi-gurun, selain menghadapi militan Muslim juga banyak mengalami masalah kekerasan atau bentrokan senjata antaretnis, penyelundupan serta perdagangan manusia dan narkoba, juga aksi-aksi bandit brutal.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Inggris Akui Koalisi Baru Oposisi Suriah

Inggris Akui Koalisi Baru Oposisi Suriah

Pria Inggris Tendang Muslimah Hamil Hingga Keguguran

Pria Inggris Tendang Muslimah Hamil Hingga Keguguran

Taliban: Pembicaraan intra-Afghanistan Hanya Akan Dimulai Jika AS Tarik Pasukan

Taliban: Pembicaraan intra-Afghanistan Hanya Akan Dimulai Jika AS Tarik Pasukan

Mesir Imbau Warganya Waspada Pertanyaan Wawancara dan Jajak Pendapat oleh Media Asing

Mesir Imbau Warganya Waspada Pertanyaan Wawancara dan Jajak Pendapat oleh Media Asing

Lagi, Amerika Serikat Penjarakan Aktivis Internet

Lagi, Amerika Serikat Penjarakan Aktivis Internet

Baca Juga

Berita Lainnya