Selasa, 23 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Jerman Partial Lockdown Mulai 2 November

[Ilustrasi]
Bagikan:

Hidayatullah.com—Kanselir Jerman Angela Merkel hari Rabu (28/10/2020) mengumumkan bahwa mulai Senin 2 November negaranya akan memberlakukan “lockdown light” guna meredam laju infeksi coronavirus yang belakangan melonjak tajam.

Selama pemberlakuan lockdown “ringan” itu restoran dan bar ditutup kecuali untuk layanan pesan-antar. Acara-acara besar dibatalkan, perjalanan yang tidak perlu didesak untuk tidak dilakukan. Orang didorong sebisa mungkin untuk bekerja dari rumah. Warga hanya boleh melakukan pertemuan maksimal dari 2 keluarga dengan jumlah tidak melebihi 10 orang. Fasilitas hiburan seperti bioskop harus ditutup. Tempat rekreasi publik seperti kolam renang dan spa tidak boleh dibuka, dan acara olahraga tidak boleh menghadirkan kerumunan.

Sekolah dan taman kanak-kanak tetap boleh beroperasi. Kebaktian di gereja dan unjuk rasa masih bisa digelar karena alasan dilindungi konstitusi. Panti-panti jompo dapat menerima kunjungan. Toko diperbolehkan buka dengan jumlah pelanggan 1 per 10 meter persegi. Perbatasan wilayah negara tidak ditutup.

“Kita dalam situasi sangat serius,” kata Merkel saat mengumumkan kebijakan itu seperti dilansir DW.

“Jika infeksi berlanjut dengan laju seperti ini, kita akan mencapai batas kapasitas sistem kesehatan kita,” ujarnya, seraya mengakui bahwa itu merupakan keputusan politik yang sulit bagi pemerintah dan rakyat pasti merasakan dampaknya.

Para pemimpin daerah dan federal akan bertemu dua pekan kemudian guna melihat apakah kebijakan tersebut berakibat positif dan akan melakukan perbaikan jika diperlukan.

Merkel berjanji perusahaan yang terdampak lockdown kali ini akan mendapatkan dukungan ekonomi dari pemerintah. Perusahaan dengan pegawai sampai 50 orang dan wirausahawan akan disokong 75% dari pendapatannya. 

Menurut berbagai media total €10 miliar sudah dianggarkan untuk keperluan tersebut.

Perusahaan-perusahaan besar akan diberikan bantuan sesuai aturan Uni Eropa.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Pakistan Marah atas Serangan Udara Amerika yang Menarget Akhtar Mansour di Negaranya

Pakistan Marah atas Serangan Udara Amerika yang Menarget Akhtar Mansour di Negaranya

Al Erian Bantah Gantikan Mursy Pimpin FJP

Al Erian Bantah Gantikan Mursy Pimpin FJP

Mufti Perlis Larang Bunyikan Quran Dari Kaset Yang Ganggu Masyarakat

Mufti Perlis Larang Bunyikan Quran Dari Kaset Yang Ganggu Masyarakat

UEA, Qatar, dan Bahrain Tolak Film Noah

UEA, Qatar, dan Bahrain Tolak Film Noah

Ribuan Anggota Hizbullah Bergabung dengan Tentara Assad

Ribuan Anggota Hizbullah Bergabung dengan Tentara Assad

Baca Juga

Berita Lainnya