Dompet Dakwah Media

Nokia akan Pasang Jaringan 4G di Bulan

Nokia akan Pasang Jaringan 4G di Bulan

Terkait

Hidayatullah.com–Sementara persaingan antar provider telekom di Bumi semakin sengit, hari Senin (19/10/2020) produsen gawai Nokia mengumumkan ekspansi ke pasar baru, memenangkan kontrak pembangunan jaringan seluler pertama di Bulan.

Perusahaan asal Finlandia itu mengatakan pihaknya telah dipilih oleh NASA untuk membangun jaringan nirkabel 4G di permukaan Bulan, sebagai bagian dari rencana jangka panjang lembaga antariksa Amerika Serikat itu untuk membawa manusia berlama-lama di Bulan mulai 2030.

Kontrak bernilai US$14,1 juta itu diberikan kepada anak perusahaan Nokia yang berada di Amerika Serikat.

Program Artemis besutan NASA akan membawa wanita pertama ke Bulan dan beberapa pria pada tahun 2024. Misi itu nantinya diharapkan akan membantu pengiriman misi pertama manusia ke Mars.

Jaringan telekomunikasi itu akan dipasang Nokia lewat kendali jarak jauh di permukaan Bulan dengan menggunakan alat yang dikembangkan oleh Intuitive Machines pada akhir tahun 2022, kata Nokia seperti dilansir AFP.

Teknologi 4G diperlukan di Bulan antara lain untuk mengontrol secara jarak jauh kendaraan dan alat-alat yang akan ditempatkan di sana, untuk keperluan navigasi secara real-time dan streaming rekaman video berkualitas high definition.

Perlengkapan 4G yang akan dipasang dapat dinaikkan menjadi jaringan 5G di masa mendatang, kata Nokia dalam sebuah pernyataan.

Pekan lalu, NASA mengumumkan akan mendistribusikan dana US$370 juta ke 14 perusahan yang akan menyuplai teknologi “Tipping Point” untuk misinya tersebut. Perlengkapan berteknologi tinggi yang dibutuhkan NASA antara lain robot-robot serta metode baru untuk memanen sumber daya yang dibutuhkan untuk bermukim di Bulan seperti oksigen dan sumber-sumber energi.

Dana segunung diberikan kepada perusahaan yang mengembangkan 

cryogenic propellants, cairan beku yang digunakan sebagai bahan bakar pesawat luar angkasa.

Termasuk yang menerima dana dari NASA adalah SpaceX, perusahaan milik Elon Musk, yang dijatah US$53,2 juta untuk menunjukkan cara mentransfer 10 metrik ton oksigen cair antar tangki yang terdapat di sebuah kendaraan luar angkasa.*

Rep: Ama Farah

Editor: Dija

Dukung Kami, Agar kami dapat terus mengabarkan kebaikan. Lebih lanjut, Klik Dompet Dakwah Media Sekarang!

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.hidayatullah.com dan Segera Update aplikasi hidcom untuk Android . Install/Update Aplikasi Hidcom Android Anda Sekarang !

Topik: , , ,

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !