Rabu, 24 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Internasional

Rwanda Izinkan Ekspor Ganja Medis

Daun ganja.
Bagikan:

Hidayatullah.com–Rapat kabinet hari Senin (12/10/2020) menyetujui “pedoman pembudidayaan, pengolahan dan ekspor tanaman-tanaman obat bernilai tinggi di Rwanda”.

Dalam pengumuman hari Selasa yang disiarkan di televisi, Menteri Kesehatan Rwanda Daniel Ngamije mengatakan bahwa tanaman obat yang dimaksud termasuk kanabis atau ganja, lansir BBC.

Dia mengatakan Rwanda ingin memberikan kontribusi kepada pusat penelitian dan industri obat-obatan dengan menyuplai mereka dengan bahan mentah agar negara bisa mendapatkan uang.

Hanya produsen berlisensi yang terlibat dalam perdagangan itu dan konsumsi kanabis di dalam negeri tetap dilarang, kata Rwanda Development Board dalam sebuah pernyataan.

Produksi dan penjualan kanabis tanpa izin akan dikenai hukuman termasuk penjara seumur hidup, sedangkan konsumsinya dapat menjebloskan orang ke penjara hingga 2 tahun.

Menurut laporan perusahaan perbankan Barclays, tahun 2019 pasar ganja global diperkirakan mencapai $150 miliar.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Bukan Teroris, Penabrak Tentara Prancis Ingin Mati Dibunuh Tentara

Bukan Teroris, Penabrak Tentara Prancis Ingin Mati Dibunuh Tentara

Australia akan tawarkan tim penasehat militer ke Pakistan

Australia akan tawarkan tim penasehat militer ke Pakistan

Mantan Kepala Regulator Internet China Dituduh Menerima Suap

Mantan Kepala Regulator Internet China Dituduh Menerima Suap

Dua Puluh Tahun Memburu Jabatan PM Malaysia, Anwar Ibrahim Masih Sabar Tunggu Giliran

Dua Puluh Tahun Memburu Jabatan PM Malaysia, Anwar Ibrahim Masih Sabar Tunggu Giliran

41 Anggota Aliansi Militer Negara Muslim Bertemu Bahas Penanganan Terorisme

41 Anggota Aliansi Militer Negara Muslim Bertemu Bahas Penanganan Terorisme

Baca Juga

Berita Lainnya