Jum'at, 26 Maret 2021 / 12 Sya'ban 1442 H

Internasional

Umrah Dibuka dengan Kuota 250 Ribu Jama’ah untuk Warga Saudi Mulai 18 Oktober

Jamaah Umrah Setelah ditutup karena Pandemi
Bagikan:

Hidayatullah.comUmrah akan terbuka untuk sebanyak 250.000 jamaah dari dalam Arab Saudi mulai 18 Oktober, Al-Arabiya melaporkan.

Langkah tersebut akan menandai fase kedua dari dimulainya kembali ibadah haji dan umrah secara bertahap, yang berlangsung di Mekah dan Madinah, menyusul penutupan sementara karena virus corona.

Hani al-Omairi, anggota Komite Nasional Haji dan Umrah, mengumumkan kebijakan dan perubahan lain pada haji pada hari Selasa (13/10/2020).

Para jamaah akan diizinkan untuk mengunjungi Rawdah – kamar tempat Nabi Muhammad dimakamkan – dan area masjid tua di Masjid Nabawi di Madinah, Hani al-Omairi mengatakan kepada surat kabar Saudi pada hari Senin (12/10/2020).

Lebih dari 600.000 orang juga akan diberikan izin untuk shalat di Masjidil Haram, katanya.

Jama’ah harus mendaftar untuk mendapatkan izin di aplikasi Eatmarna untuk melakukan umrah dan mengunjungi Masjidil Haram dan Rawdah.

Sejauh ini, hanya warga negara dan penduduk di Arab Saudi yang diizinkan mengunjungi Dua Masjid Suci di Mekah dan Madinah. Namun, al-Omairi mengkonfirmasi pengumuman sebelumnya bahwa jemaah haji asing akan diizinkan berkunjung mulai 1 November.

Pihak berwenang diharapkan mengumumkan negara mana yang akan diizinkan untuk mengirim jamaah umrah segera, tambahnya.

Dimulainya kembali umrah secara bertahap datang sebagai bagian dari upaya Arab Saudi untuk menahan wabah virus korona selama haji, yang dikunjungi ratusan ribu pengunjung setiap hari.

Hanya 6.000 jamaah yang diizinkan untuk melakukan umrah setiap hari di bawah fase pertama yang saat ini berlaku.

Setiap kelompok kecil peziarah hanya diberi waktu tiga jam untuk menyelesaikan ritualnya, dan tidak ada yang diizinkan mendekati Ka’bah dan Hajar Aswad.

Masjidil Haram juga disterilkan 10 kali setiap hari dan air Zam-zam dibagikan dalam kemasan botol.

Air zamzam berasal dari sumur yang jaraknya sekitar 20 meter dari Ka’bah.

Tim medis ditempatkan di beberapa area di sekitar halaman dan ruang isolasi dan pemeriksaan medis telah ditetapkan untuk kasus dugaan kasus virus corona.*

Rep: Fida' A,
Editor: Rofi' Munawwar

Bagikan:

Berita Terkait

Uni Eropa Kurangi Bantuan Finansial ke Turki Terkait Pengeboran Minyak di Siprus

Uni Eropa Kurangi Bantuan Finansial ke Turki Terkait Pengeboran Minyak di Siprus

PBB: Muslim Rohingya, Kelompok Minoritas Paling Teraniaya

PBB: Muslim Rohingya, Kelompok Minoritas Paling Teraniaya

Gagal Bentuk Kabinet PM Tunisia Mundur

Gagal Bentuk Kabinet PM Tunisia Mundur

MUI Jajaki Kerjasama Pendidikan Kader Ulama dengan Qatar

MUI Jajaki Kerjasama Pendidikan Kader Ulama dengan Qatar

“Guru” Kasygari Dicekal Saudi

“Guru” Kasygari Dicekal Saudi

Baca Juga

Berita Lainnya