Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Delegasi Hamas Terbang ke Rusia untuk Pembicaraan Persatuan Palestina

PIC
[Ilustrasi] Warga Gaza
Bagikan:

Hidayatullah.comDelegasi dari kelompok Hamas Palestina telah menuju ke ibu kota Rusia, Moskow, untuk melanjutkan dialog intra-Palestina. Dialog bertujuan untuk menyatukan kelompok-kelompok Palestina.

Berbicara kepada Anadolu Agency pada hari Jum’at (09/10/2020), juru bicara kelompok tersebut. Abdel Latif al Qanoa, mengatakan, “Delegasi, yang dipimpin oleh anggota biro politik [Hamas] Mousa Abu Marzook akan bertemu dengan pejabat dari Kementerian Luar Negeri Rusia untuk membahas masalah Palestina.”

Qanoa mengatakan kunjungan itu akan meninjau pembicaraan intra-Palestina baru-baru ini untuk mengumpulkan dukungan internasional guna memastikan proses rekonsiliasi berhasil.

Sementara itu, Ahmed Majdalani, anggota komite eksekutif Organisasi Pembebasan Palestina, menyambut baik ajakan Rusia untuk meningkatkan upaya rekonsiliasi.

Dia, bagaimanapun, mengatakan sebelum menuju ke Moskow, kelompok Palestina harus setuju untuk mengakhiri perpecahan internal.

Pada bulan Agustus, Rusia mengumumkan akan mengundang kelompok-kelompok Palestina untuk bertemu di Moskow untuk mendamaikan Hamas dan Fatah.

Tawaran Rekonsiliasi

Pada Februari 2019, Moskow mensponsori pembicaraan intra-Palestina untuk 12 kelompok Palestina di mana mereka setuju untuk menghadapi apa yang disebut “Kesepakatan Abad Ini” oleh AS.

Fatah dan Hamas juga mengadakan pembicaraan di Turki pada bulan September di mana mereka sepakat untuk mengadakan pemilihan legislatif dan presiden.

Kedua belah pihak tetap berselisih sejak Hamas merebut Gaza dari Fatah pada pertengahan 2007 setelah beberapa hari pertempuran jalanan.

Pada 2017, kedua faksi menandatangani perjanjian rekonsiliasi di Kairo dengan harapan mengakhiri tahun permusuhan dan perpecahan.

Namun, ketentuan perjanjian tidak pernah diterapkan di tengah perbedaan mendasar antara kedua gerakan tersebut.*

Rep: Fida' A,
Editor: Rofi' Munawwar

Bagikan:

Berita Terkait

Memata-matai Wartawan, Hakim dan Politisi, Ex-Kepala Polisi Rahasia Kolombia Dibui

Memata-matai Wartawan, Hakim dan Politisi, Ex-Kepala Polisi Rahasia Kolombia Dibui

Taliban Izinkan Palang Merah Masuk Afghanistan dan Jamin Keamanannya

Taliban Izinkan Palang Merah Masuk Afghanistan dan Jamin Keamanannya

Malaysia:  Aung Suu Kyi Tak Boleh Diam Penindasan Etnis Rohingya

Malaysia: Aung Suu Kyi Tak Boleh Diam Penindasan Etnis Rohingya

Pusat Studi & Penelitian Hadits Sedang Digodok

Pusat Studi & Penelitian Hadits Sedang Digodok

Clinton: Israel Negara Berdaulat

Clinton: Israel Negara Berdaulat

Baca Juga

Berita Lainnya