Rabu, 24 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Internasional

Ethiopia Mendakwa 2.000 Orang Terkait Kerusuhan dan Kematian Musisi Hachalu

Bagikan:

Hidayatullah.com—Pemerintah Ethiopia mengatakan 2.000 orang telah dikenai dakwaan dalam kaitannya dengan pembunuhan penyanyi Oromo ternama Hachalu Hundessa dan kekerasan yang menyusul peristiwa itu.

Jaksa Agung Gedion Timothewos mengatakan mereka yang dijerat dakwaan termasuk para politisi, dan menegaskan tidak satu pun yang ditahan disebabkan aktivitas politik mereka.

Lebih dari 160 orang tewas dalam kerusuhan yang terjadi menyusul pembunuhan Hachalu Hundessa.

Gedion mengatakan bahwa banyak orang lainnya terluka dan tidak sedikit properti yang dirusak, lansir BBC Jumat (25/9/2020).

Dia mengatakan persidangan kasu itu dilakukan di sejumlah yuridiksi karena kerusuhan yang terjadi menyebar, tidak hanya di satu tempat.

Musisi ternama sekaligus aktivis Hachalu tewas dibunuh pada 29 Juni dan kematiannya menyulut kerusuhan di mana-mana.

Beberapa lagi musisi itu menjadi lagu kebanggaan orang Oromo, kelompok etnis terbesar di Ethiopia, ketika rakyat menggelar unjuk rasa besar yang berujung pada tergulingnya pemerintahan PM Hailemariam Desalegn pada tahun 2018.*

 

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Menhan Jerman Kecam Operasi NATO di Libya

Menhan Jerman Kecam Operasi NATO di Libya

Militer Sebut Tuntutan Rakyat Mesir

Militer Sebut Tuntutan Rakyat Mesir

Ada Ribuan Salinan Quran Salah Cetak Dijual di Malaysia

Ada Ribuan Salinan Quran Salah Cetak Dijual di Malaysia

Lima Mantan Pejabat Saddam akan Dieksekusi

Lima Mantan Pejabat Saddam akan Dieksekusi

Taifun Jongdari Putuskan Suplai Listrik Bagi Warga Jepang

Taifun Jongdari Putuskan Suplai Listrik Bagi Warga Jepang

Baca Juga

Berita Lainnya