Rabu, 24 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Internasional

Akurasi Hampir 100% Anjing Corona Dikerahkan di Bandara Helsinki

Bagikan:

Hidayatullah.com—Empat anjing pengendus Covid-19 telah dikerahkan di bandara kota Helsinki dalam sebuah proyek percontohan, yang diharapkan para peneliti Finlandia dapat menjadi metode alternatif yang murah, cepat dan efektif memeriksa orang apakah terjangkit coronavirus.

Proyek yang didanai pemerintah itu dilakukan oleh Universitas Helsinki.

Dalam pernyataannya hari Kamis (24/9/2020), anjing-anjing terlatih itu memiliki keberhasilan mendeteksi penderita Covid-19 secara benar mulai 94 sampai 100 persen tergantung pada si anjing, lapor Euronews.

Anjing itu juga dapat mendeteksi coronavirus dari jumlah virus yang jauh lebih rendah dibanding yang bisa dilakukan oleh tes PCR yang umum dipakai dan melakukannya jauh lebih cepat.

Dilansir BBC, seekor anjing dapat mendeteksi keberadaan coronavirus dalam waktu 10 detik dan seluruh proses dilakukannya tuntas hanya kurang dari 1 menit, menurut Anna Hielm-Björkman dari Universitas Helsinki, yang mengawasi uji coba itu.

“Sangat menjanjikan,” Hielm-Björkman. “Apabila berhasil, ini dapat menjadi metode screening yang baik di tempat lain” seperti rumah sakit, rumah jompo dan tempat-tempat diselenggarakannya berbagai acara budaya dan olahraga.

Sebelumnya negara Namibia juga melakukan hal serupa, melatih anjing untuk mendeteksi Covid-19 pada manusia.

Euronews melaporkan bahwa tes di bandara itu akan diakukan terhadap penumpang pesawat dan staf bandara secara sukarela. Supaya tidak membuat anjing-anjing itu ketakutan dan mengurangi resiko kemungkinan ada orang yang alergi anjing, maka tes akan dilakukan melalui sampel.

Sampel dari penumpang dan staf diambil melalui skin swipe, yang kemudian ditempatkan dalam kontainer dan diserahkan ke pelatih anjing di balik dinding, dan selanjutnya diberikan kepada si anjing untuk diendus. Apabila hasilnya positif, maka orang bersangkutan akan diarahkan ke bagian informasi Rumah Sakit Universitas Helsinki untuk instruksi lebih lanjut.

Anjing-anjing yang sudah terlatih itu kabarnya juga dapat mendeteksi Covid-19 pada orang tanpa gejala, beberapa hari sebelum umumnya gejala muncul, yang mana hal itu tidak dapat dilakukan apabila dites melalui laboratorium.

Susanna Paavilainen, CEO dari Nose Academy Oy, yang bertanggung jawab melatih dan mengoperasikan anjing-anjing tersebut, menegaskan bahwa risiko metode itu bagi hewan-hewan tersebut minimal.

“Seringkali ditanyakan apakah anjingnya akan tertular coronavirus. Menurut berbagai studi, anjing tidak memiliki reseptor yang memungkinkan coronavirus menempel di tubuhnya,” kata Paavilainen.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Belanda Tangkap 7 Tersangka Perencana Serangan Besar

Belanda Tangkap 7 Tersangka Perencana Serangan Besar

Presiden Rusia Usir 775 Staf Diplomatik Amerika Serikat

Presiden Rusia Usir 775 Staf Diplomatik Amerika Serikat

Pemerintah Stockholm Bangun Enam Masjid

Pemerintah Stockholm Bangun Enam Masjid

Banyak Rekannya Bunuh Diri, Polisi Prancis “Unjuk Kemarahan”

Banyak Rekannya Bunuh Diri, Polisi Prancis “Unjuk Kemarahan”

Dunia Islam Mengecam Penghinaan Nabi Muhammad dengan Dalih Kebebasan Berekspresi

Dunia Islam Mengecam Penghinaan Nabi Muhammad dengan Dalih Kebebasan Berekspresi

Baca Juga

Berita Lainnya