Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Uni Afrika Desak Junta Militer Mali Serahkan Pemerintahan Transisi ke Sipil

EPA
Bagikan:

Hidayatullah.com—Uni Afrika mendesak junta militer di Mali untuk segera menyerahkan kekuasaan kepada sipil untuk mengelola negara selama 18 bulan masa transisi menuju pemilihan umum baru, setelah kudeta bulan lalu.

AU Peace and Security Commissioner Smail Chergui menyeru agar negara itu kembali dikelola berdasarkan konstitusinya, lansir BBC Jumat (18/9/2020).

Seruan Uni Afrika itu menyusul tuntutan yang disampaikan organisasi kerja sama regional negara di kawasan Afrika Barat, Ecowas, yang memberlakukan sanksi terhadap Mali setelah Ibrahim Boubacar Keita dilengserkan dari kursi kepresidenan oleh militer.

Penguasa militer Mali bertemu dengan para pemimpin Ecowas pekan ini, tetapi tentara yang merebut kekuasaan dari Keita tampak enggan membiarkan orang-orang sipil memimpin negara itu selama masa transisi.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Kebijakan Pemerintah Rakhine Hambat Perawatan Kesehatan Pengungsi

Kebijakan Pemerintah Rakhine Hambat Perawatan Kesehatan Pengungsi

Liburan atau Mudik ke Suriah, Pengungsi Suriah Bisa Kehilangan Suakanya di Jerman

Liburan atau Mudik ke Suriah, Pengungsi Suriah Bisa Kehilangan Suakanya di Jerman

Resolusi PBB Janji Kurangi Plastik Pada 2030

Resolusi PBB Janji Kurangi Plastik Pada 2030

Menteri UE Turki: Islam Realita Bagi Eropa

Menteri UE Turki: Islam Realita Bagi Eropa

Pentagon Bayar Perusahaan Humas 540 USD untuk Buat Video Teroris Palsu

Pentagon Bayar Perusahaan Humas 540 USD untuk Buat Video Teroris Palsu

Baca Juga

Berita Lainnya