Rabu, 24 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Internasional

Bahrain: Hubungan dengan ‘Israel’ akan Melindungi Kepentingan Kami

Bagikan:

Hidayatullah.comMenteri Dalam Negeri Bahrain Rashid bin Abdullah Al Khalifa mengatakan bahwa normalisasi dengan ‘Israel’ akan melindungi kepentingan negaranya lapor Anadolu Agency pada Senin (14/09/2020).

“Kesepakatan untuk menjalin hubungan diplomatik dengan ‘Israel’ datang dalam kerangka melindungi kepentingan yang lebih tinggi Kerajaan Bahrain, yang berarti melindungi entitas negara,” kata situs Kementerian Dalam Negeri mengutip pernyataan Al Khalifa.

“Kesesuaian langkah kami dengan saudara Emirat [UEA] tidak mengherankan, melainkan menegaskan kedalaman hubungan historis yang antar kedua negara bersaudara,” katanya.

“Kerajaan Bahrain, sejak awal konflik Palestina-‘Israel’, telah mendukung perjuangan Palestina dan posisi ini masih tidak ambigu, dan deklarasi [normalisasi] ini tidak bertentangan dengan posisi Bahrain dalam keputusan-keputusan insiatif perdamaian Arab dan legitimasi internasional.”

Pengumuman kesepakatan normalisasi Bahrain pada Jumat datang sekitar sebulan setelah UEA mengumumkan kesepakatan serupa pada 13 Agustus, dengan pengamat mengatakan bahwa Manama mengikuti jejak Abu Dhabi. Bahrain menjadi negara Arab keempat yang menjalin hubungan diplomatik dengan Israel setelah Mesir pada 1979, Yordania pada 1994, dan UEA pada Agustus tahun ini.

Kesepakatan normalisasi telah menuai kecaman luas dari warga Palestina, yang mengatakan bahwa kesepakatan semacam itu tidak melayani kepentingan Palestina dan mengabaikan hak-hak mereka.

Otoritas Palestina mengatakan setiap kesepakatan dengan ‘Israel’ harus didasarkan pada Inisiatif Perdamaian Arab tahun 2002 dengan prinsip “tanah untuk perdamaian” dan bukan “perdamaian untuk perdamaian” seperti yang diklaim ‘Israel’.*

Rep: Nashirul Haq
Editor: Rofi' Munawwar

Bagikan:

Berita Terkait

Europol: 10.000 Migran dan Pengungsi Anak Hilang di Eropa

Europol: 10.000 Migran dan Pengungsi Anak Hilang di Eropa

Menteri Kesehatan Assam India: Kanker Disebabkan Dosa Orangtua

Menteri Kesehatan Assam India: Kanker Disebabkan Dosa Orangtua

Gelar Misa Langgar Aturan Covid-19, Dua Pendeta Katolik Rwanda Kena Hukuman

Gelar Misa Langgar Aturan Covid-19, Dua Pendeta Katolik Rwanda Kena Hukuman

Mahkamah Agung India Putuskan Pemerintah Hapus Subsidi Haji

Mahkamah Agung India Putuskan Pemerintah Hapus Subsidi Haji

Sekutu Politik Putin: Rakyat Amerika Jangan Pilih Presiden Wanita Supaya Tak Terjadi Perang Nuklir

Sekutu Politik Putin: Rakyat Amerika Jangan Pilih Presiden Wanita Supaya Tak Terjadi Perang Nuklir

Baca Juga

Berita Lainnya