Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Dilarang 25 Tahun, Aljazair Kembali Izinkan Perburuan Legal Akibat Populasi Celeng Melimpah

Bagikan:

Hidayatullah.com–Pemerintah Aljazair mengumumkan pencabutan larangan berburu yang telah diberlakukan selama 25 tahun, yang diterapkan akibat maraknya aksi pemberontakan Muslim bersenjata di kala itu.

Larangan berburu tersebut mengakibatkan pertambahan populasi celeng, yang mengganggu kehidupan warga di daerah pedesaan karena merusak lahan pertanian.

Perburuan secara legal sekarang diberlakukan selama enam bulan ke depan, kata Menteri Pertanian Abdelhamid Hamdani seperti dilansir BBC Senin (14/9/2020) dari kantor berita Aljazair.

Pada awal era 1990-an, pihak berwenang memutuskan menyita senapan-senapan berburu dan melarang aktivitas perburuan setelah kelompok-kelompok pemberontak mulai mencuri senapan dan menggunakannya dalam serangan-serangan mereka.

Larangan perburuan juga dicabut untuk jenis hewan burung dan lainnya.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Utamakan Hewan daripada Agama, Denmark Larang Penyembelihan Halal

Utamakan Hewan daripada Agama, Denmark Larang Penyembelihan Halal

Pendeta Jackson: Amerika Tak Pantas Ceramah Soal HAM

Pendeta Jackson: Amerika Tak Pantas Ceramah Soal HAM

Sakit-Sakitan, Bouteflika Masih Ingin Maju Pilpres Aljazair

Sakit-Sakitan, Bouteflika Masih Ingin Maju Pilpres Aljazair

Inggris Alokasikan $10 Juta untuk Penelitian Efek Jangka Panjang Covid-19

Inggris Alokasikan $10 Juta untuk Penelitian Efek Jangka Panjang Covid-19

Pendiri Google Dukung Yahudi Migrasi Ke Israel

Pendiri Google Dukung Yahudi Migrasi Ke Israel

Baca Juga

Berita Lainnya