Jum'at, 26 Maret 2021 / 12 Sya'ban 1442 H

Internasional

UEA Mengatakan Hubungan Hangat dengan ‘Israel’ Tak akan Terganggu Meski Zionis Gempur Gaza

MeMO
Bagikan:

Hidayatullah.comPejabat terkemuka Uni Emirat Arab (UEA) mengatakan awal pekan ini bahwa kesepakatan normalisasi yang kontroversial dengan ‘Israel’ tidak akan terpengaruh bahkan jika Zionis melancarkan perang di Jalur Gaza. UEA mengatakan ‘hubungan yang hangat’ dengan ‘Israel’ tidak akan terganggu dengan apapun.

Dalam sebuah wawancara dengan harian ‘Israel’ Yedioth Ahronoth, Ali Al-Nuaimi, ketua Komite Pertahanan Dalam dan Luar Negeri di Dewan Federal UEA, mengatakan bahwa “perdamaian hangat dengan ‘Israel’” dapat bertahan dari krisis seperti “perang di Gaza”.

Dalam periode antara 2008 dan 2014, Israel melancarkan tiga serangan besar-besaran terhadap wilayah pantai Palestina yang dikepung, menyebabkan kematian ribuan orang Palestina bersama dengan kehancuran yang belum pernah terjadi sebelumnya di Gaza. Al-Nuaimi berharap kesepakatan normalisasi antara negaranya dan ‘Israel’ akan selesai bulan ini lapor Middle East Monitor (10/09/2020).

Al-Nuaimi menambahkan bahwa Putra Mahkota UEA Mohammad Bin Zayed mungkin segera mengunjungi ‘Israel’. Dia juga menegaskan bahwa penerbangan langsung antara kedua negara akan dimulai setelah penandatanganan perjanjian.

Pejabat Emirat itu mengatakan dia mengharapkan ‘Israel’ akan menghapus keberatannya terhadap UEA membeli jet F-35 AS. Menyusul pengumuman bulan lalu tentang kesepakatan normalisasi UEA-Israel, Gembong Zionis Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa kesepakatan itu tidak termasuk penjualan F-35 ke UEA.

Al-Nuaimi, dalam wawancara tersebut, menuduh kepemimpinan Palestina “terjebak di masa lalu” karena sikapnya terhadap ‘Israel’.*

Rep: Nashirul Haq
Editor: Rofi' Munawwar

Bagikan:

Berita Terkait

Dokter Pengungkap Wabah Sars China Ditempatkan Dalam Tahanan Rumah

Dokter Pengungkap Wabah Sars China Ditempatkan Dalam Tahanan Rumah

Warga Yordania Luncurkan Kampanye Dukung Pangeran Ali dan Kartunis Emad Hajjaj yang Ditangkap karena Kritik UEA

Warga Yordania Luncurkan Kampanye Dukung Pangeran Ali dan Kartunis Emad Hajjaj yang Ditangkap karena Kritik UEA

Analis: Seribu Tentara Amerika Tetap di Irak pada 2011

Analis: Seribu Tentara Amerika Tetap di Irak pada 2011

Davutoglu: Turki Bukan Kamp Konsentrasi, Tidak Selamanya Tampung Migran

Davutoglu: Turki Bukan Kamp Konsentrasi, Tidak Selamanya Tampung Migran

FORKOMMI Bagi Paket Lebaran pada TKW di Malaysia

FORKOMMI Bagi Paket Lebaran pada TKW di Malaysia

Baca Juga

Berita Lainnya