Rabu, 24 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Internasional

Menghindari Konflik Bersenjata, Warga Mozambique Terpaksa Masuk Zona Merah Covid-19

Bagikan:

Hidayatullah.com–Bentrokan bersenjata antara pasukan pemerintah Mozambique dengan kelompok pemberontak Muslim di Provinsi Cabo Delgado memaksa ribuan orang menyelamatkan diri masuk ke sebuah daerah yang terkategori zona merah Covid-19, kata International Red Cross Society (IRCS).

Banyak orang mencari perlindungan di Pemba di mana IRCS membantu mendirikan pusat perawatan Covid-19, kata organisasi itu seperti dilansir BBC Rabu (3/9/2020).

Hal itu tentunya menjadikan ribuan pengungsi itu berpeluang besar tertular coronavirus, kata kepala operasional IRCS di Pemba, Raoul Bittel.

Selama kurun dua tahun terakhir militan Muslim kerap menyerang desa-desa terpencil di provinsi tersebut.

Kelompok itu –yang dikenal secara lokal sebagai Al-Shabab– memiliki agenda Islamis, tetapi mereka juga mengecam keras korupsi yang merajalela, pemilu curang, kekerasan aparat pemerintah serta tingginya angka pengangguran.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Pasangan Bulan Madu Australia Bawa Covid-19 ke Kaledonia

Pasangan Bulan Madu Australia Bawa Covid-19 ke Kaledonia

Tato, Tindik, Kumis dan Jenggot Terlarang bagi Pelajar di Turki

Tato, Tindik, Kumis dan Jenggot Terlarang bagi Pelajar di Turki

UEA Undang Puluhan Ulama Ceramah Ramadhan

UEA Undang Puluhan Ulama Ceramah Ramadhan

Pemberontak Syiah Hautsi Kuasai Koran Pemerintah Yaman

Pemberontak Syiah Hautsi Kuasai Koran Pemerintah Yaman

Amerika Gelontorkan 400 Juta Dollar untuk Israel, Hamas makin Ditakuti

Amerika Gelontorkan 400 Juta Dollar untuk Israel, Hamas makin Ditakuti

Baca Juga

Berita Lainnya