Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Parlemen Tunisia Menyetujui Susunan Kabinet Pemerintahan Baru

Kampanye pendukung Partai Ennahda di Tunisia
Bagikan:

Hidayatullah.com– Parlemen Tunisia pada Selasa (1/9/2020) menyetujui susunan kabinet di bawah Perdana Menteri baru Hichem Mechichi, kantor berita Xinhua melaporkan. Kabinet pemerintah baru terdiri dari 28 anggota, 25 menteri dan tiga sekretaris Negara.

Pemerintah Tunisia yang baru didukung 134 suara 67 lainnya sebagai menolak.  Kabinet kali ini diisi oleh para pemimpin dari berbagai latar belakang, antara lain manajer umum, pakar, akademisi, dan eksekutif senior dari sektor administrasi dan swasta.

Berbicara selama sesi parlemen, Mechichi percaya bahwa kepemimpinan baru akan menjadi pemerintahan yang efisien dan mampu menciptakan perubahan untuk mencapai solusi inovatif.  Ia menambahkan, pemerintah akan berupaya menyelesaikan krisis keuangan, meningkatkan kinerja sektor publik, investasi dan daya beli.

Menurut konstitusi Tunisia, kabinet baru membutuhkan setidaknya 109 dukungan dari 217 anggota parlemen.  Kabinet Mechichi dijadwalkan untuk dilantik di hadapan Presiden Kais Saied minggu ini.

Sejak Oktober lalu, kabinet baru yang ketiga akan dibentuk.  Pada 10 Januari, pemerintah yang dipimpin oleh Habib Jemli gagal mendapatkan kepercayaan, memberi ruang kepada Elyes Fakhfakh untuk membentuk pemerintahan baru sebelum mengundurkan diri pada pertengahan Juli.*

 

Rep: Ahmad
Editor: Insan Kamil

Bagikan:

Berita Terkait

Prancis Akan Tampung 100 Wanita Yazidi yang Ditawan di Kurdistan-Iraq

Prancis Akan Tampung 100 Wanita Yazidi yang Ditawan di Kurdistan-Iraq

Belasan Mayat dalam Keadaan Terborgol Dibuang di Benghazi

Belasan Mayat dalam Keadaan Terborgol Dibuang di Benghazi

Kementerian Kebudayaan Thailand Protes Lady Gaga

Kementerian Kebudayaan Thailand Protes Lady Gaga

Istri Tentara Nigeria Menolak Suaminya Ditugaskan Memerangi Boko Haram

Istri Tentara Nigeria Menolak Suaminya Ditugaskan Memerangi Boko Haram

Mulai 2019 Austria Akui Perkawinan Homoseksual

Mulai 2019 Austria Akui Perkawinan Homoseksual

Baca Juga

Berita Lainnya