Rabu, 24 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Internasional

Covid-19: Warganya Dikenai Batasan Ketat, Menteri Irlandia Menikmati Acara Perkumpulan Golf

Bagikan:

Hidayatullah.com—Seorang menteri di Irlandia meminta maaf setelah pergi keluar rumah untuk menghadiri acara golf sementara warga di negara itu dibatasi ketat pergerakannya guna meredam penyebaran Covid-19.

Menteri Pertanian Dara Calleary meminta maaf “sepenuh hati” karena telah menghadiri acara makan malam yang digelar oleh sebuah perkumpulan golf parlemen Irlandia di sebuah hotel di Galway hari Rabu (19/8/2020).

Calleary menghadiri acara itu bersama lebih dari 80 orang lain hanya sehari setelah pemerintahannya memperketat aturan Covid-19, termasuk pembatasan perkumpulan di dalam ruangan menjadi hanya 6 orang. Irlandia saat ini menjadi salah satu negara Eropa yang peningkatan kasus infeksi coronavirusnya paling tinggi.

“Saya menghaturkan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya kepada semua orang. Kami meminta banyak dari semua orang pada masa sulit sekarang ini. Saya juga menyampaikan permohonan maaf ini dan penyesalan mendalam saya kepada para kolega di pemerintahan,” kata Calleary seperti dilansir The Guardian, di tengah kecaman dari orang-orang yang tidak dapat menghadiri pemakaman disebabkan pembatasan Covid-19 serta orang-orang yang terpaksa membatalkan rencana liburannya.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Sambil Tertawa Pemuda Amerika Pro-Supremasi Kulit Putih Ini Mengaku Membunuh 9 Jemaat Gereja Kulit Hitam

Sambil Tertawa Pemuda Amerika Pro-Supremasi Kulit Putih Ini Mengaku Membunuh 9 Jemaat Gereja Kulit Hitam

Membunuh Setengah Juta Ekor Lebah Madu 2 Bocah Dikenai Tuduhan Berlapis

Membunuh Setengah Juta Ekor Lebah Madu 2 Bocah Dikenai Tuduhan Berlapis

Paus: Soal Pedofilia Gereja Sudah Berbuat Banyak

Paus: Soal Pedofilia Gereja Sudah Berbuat Banyak

Seorang Anggota Pasukan Khusus Rusia Tewas di Suriah

Seorang Anggota Pasukan Khusus Rusia Tewas di Suriah

Pengunjung Tak Percaya Holocaust, Sachsenhausen Memorial Camp Ajukan Gugatan Pidana

Pengunjung Tak Percaya Holocaust, Sachsenhausen Memorial Camp Ajukan Gugatan Pidana

Baca Juga

Berita Lainnya