Senin, 18 Oktober 2021 / 11 Rabiul Awwal 1443 H

Internasional

Presiden ‘Israel’ Undang Putra Mahkota UEA untuk Kunjungi ‘Israel’

AP
Putra Mahkota UEA Mohammed bin Zayed
Bagikan:

Hidayatullah.comPresiden ‘Israel’ Reuven Rivlin pada Senin (17/08/2020) mengirimkan undangan kepada Putra Mahkota Abu Dhabi, Sheikh Mohammed bin Zayed Al-Nahyan, untuk mengunjungi ‘Israel’.

Rivlin memposting di akun Twitternya foto dari pesan yang dia kirim kepada penguasa de facto Uni Emirat Arab (UEA) tersebut.

Otoritas UEA belum mengomentari undangan tersebut.

“Atas nama saya dan atas nama orang ‘Israel’, saya membuka kesempatan untuk menyampaikan kepada Yang Mulia, undangan untuk mengunjungi Israel dan Yerusalem, sebagai tamu kehormatan,” kata Rivlin dalam pesannya, dikutip oleh Anadolu Agency.

“Perjanjian yang mengkristal antara kedua negara kita dengan mediasi Presiden AS Donald Trump yang akan segera ditandatangani, merupakan landasan menuju jalan baru di kawasan kita,” tambah pesan itu.

Pekan lalu, Presiden AS Donald Trump mengumumkan kesepakatan antara Israel dan UEA untuk menormalisasi hubungan mereka.

UEA adalah negara Teluk pertama dan negara Arab ketiga yang memiliki hubungan diplomatik penuh dengan ‘Israel’ setelah Mesir dan Yordania.

Terlepas dari laporan bahwa kesepakatan itu akan menghentikan rencana kontroversial ‘Israel’ untuk mencaplok sebagian Tepi Barat, Netanyahu menegaskan komitmen berkelanjutan pemerintahnya terhadap rencana pencaplokan.

Kelompok-kelompok Palestina mengecam kesepakatan itu, mengatakan bahwa hal tersebut tidak melakukan apa pun untuk melayani kepentingan Palestina dan mengabaikan hak-hak rakyat Palestina.*

Rep: Fida' A,
Editor: Rofi' Munawwar

Bagikan:

Berita Terkait

Markaz Inayah dan PPMI Madinah Adakan Umroh Gratis Mahasiswa Baru UIM

Markaz Inayah dan PPMI Madinah Adakan Umroh Gratis Mahasiswa Baru UIM

Apple dan Google hapus Palestina dari Peta?

Apple dan Google hapus Palestina dari Peta?

Produk Berlabel Halal di Eropa 60% Haram

Produk Berlabel Halal di Eropa 60% Haram

Kabinet Baru Mesir Masih Beraroma Mubarak

Kabinet Baru Mesir Masih Beraroma Mubarak

Ribuan Anak Australia Dicabuli Rohaniwan Gereja

Ribuan Anak Australia Dicabuli Rohaniwan Gereja

Baca Juga

Berita Lainnya