Rabu, 7 Juli 2021 / 27 Zulqa'dah 1442 H

Internasional

Terlibat Kejahatan Finansial, UCKG Diperintahkan Tutup Gereja-Gerejanya di Angola

Replika Kuil Sulaiman di Sao Paolo, Brazil, gereja markas besar Igreja Universal do Reino de Deus (Universal Church of the Kingdom of God, atau UCKG).
Bagikan:

Hidayatullah.com—Kejaksaan di Angola memerintahkan penutupan tempat-tempat peribadatan milik salah satu gereja terbesar asal Brazil, menudingnya korupsi.

Sedikitnya tujuh bangunan milik Universal Church of the Kingdom of God (UCKG) telah disita di ibu kota Angola, Luanda.

Kejaksaan mengatakan gereja evangelis itu terlibat dalam penggelapan pajak dan kejahatan-kejahatan finansial lain, lansir BBC Sabtu (15/8/2020).

Para petinggi UCKG sebelumnya menolak keras tuduhan-tuduhan itu dan mengatakan tidak melakukan perbuatan melanggar hukum.

Tahun lalu, sekitar 300 uskup UCKG Angola melepaskan diri dari kepemimpinan pusatnya di Brazil, menudingnya salah manajemen dan tidak cukup berjiwa Afrika. Petinggi-petinggi UCKG menggambarkan tuduhan itu “fitnah”. 

UCKG mengklaim memiliki sekitar 8 juta anggota di Brazil dan beberapa negara Afrika. Gereja itu mengajarkan “teologi kemakmuran” di mana dikatakan kepada para jemaatnya bahwa keimanan mereka terhadap gereja dan donasi yang diberikannya kepada gereja akan menjadikan mereka makmur secara material di dunia ini.

Pertikaian di UCKG Angola bermula tahun lalu, ketika uskup-uskup Angola menjauhkan diri dari gereja pusat Brazil, menudingnya melakukan penggelapan pajak dan melakukan “praktik-praktik yang bertentangan dengan realita masyarakat Afrika dan Angola”.

Pada bulan Desember 2019 pihak berwenang Angola memulai investigasi, dan hari Jumat kemarin Jaksa Agung Alvaro Da Silva Joao mengumumkan penyitaan tujuh tempat peribadatan UCKG.

Jaksa Agung mengatakan tindakan penyitaan itu dilakukan setelah ada cukup bukti bahwa gereja tersebut terlibat tindakan kriminal seperti penipuan pajak, pengiriman dana ke luar negeri secara ilegal, menyalahgunakan kepercayaan dan tindakan-tindakan ilegal lain.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Syeikh Abdulaziz Ayahanda Syeikh Abdulrahman Al-Sudais Wafat

Syeikh Abdulaziz Ayahanda Syeikh Abdulrahman Al-Sudais Wafat

Dinilai Diskriminatif , Tabir Shalat Minta Dilepas

Dinilai Diskriminatif , Tabir Shalat Minta Dilepas

Tukang Ledeng pun Ingin Gantikan Husni Mubarak

Tukang Ledeng pun Ingin Gantikan Husni Mubarak

Hari Ini Puncak Demo, Sebelum Mosi Tidak Percaya

Hari Ini Puncak Demo, Sebelum Mosi Tidak Percaya

Belasan Masjid di Taif Dirampok

Belasan Masjid di Taif Dirampok

Baca Juga

Berita Lainnya