Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Kunjungi Prajurit Sakit, Akhirnya Donald Trump Mau Pakai Masker

Bagikan:

Hidayatullah.com—Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang sebelumnya tidak mau mengenakan masker, hari Sabtu (11/7/2020) tampak mengenakan masker ketika mengunjungi sebuah sebuah fasilitas medis militer di luar Washington di mana dia bertemu dengan para prajurit yang terluka dan tenaga kesehatan di garis depan.

Kunjungan ke Walter Reed National Military Medical Center itu merupakan kesempatan pertama Trump tampil di publik dengan mengenakan masker sejak wabah coronavirus menjangkiti Amerika Serikat.

Sebelumnya, Trump senantiasa menolak mengenakan masker di depan publik atau menyeru agar rakyat mengenakannya, dengan alasan masalah itu adalah pilihan pribadi, meskipun dia mengatakan mungkin akan bersedia memakai masker ketika berada di antara kerumunan atau ketika jarak sosial tidak dapat diterapkan.

“Saya kira ketika Anda berada di sebuah rumah sakit, khususnya dalam keadaan di mana Anda berbicara dengan banyak prajurit, orang-orang yang baru saja keluar dari ruang operasi, menurut saya akan lebih baik apabila mengenakan masker,” kata Trump kepada para reporter di Gedung Putih menjelang kepergiannya ke Walter Reed seperti dilansir Reuters.

Sampai hari Jumat, Amerika Serikat kasus infeksi coronavirus terkonfirmasi sudah menembus angka 3 juta, menurut catatan Reuters.

Seorang jubir untuk calon presiden dari Partai Demokrat Joe Biden mengatakan bahwa Trump membuang waktu berbulan mengabaikan saran pakar kesehatan soal penggunaan masker dan justru menjadikannya isu politik.

“Bukannya mengambil tanggung jawab dan menjadi contoh, dia justru membuang percuma waktu empat bulan yang dikorbankan rakyat Amerika Serikat dengan menyulut perpecahan dan secara aktif menyeru orang agar mengabaikan langkah dasar untuk saling melindungi,” kata Andrew Bates. 

Sebagaimana diketahui, para pendukung Donald Trump tidak banyak yang mengenakan masker ketika mengikuti acara-acara kampanye pilpres selama pandemi Covid-19. Bahkan acara kampanye Trump si Tulsa belum lama ini menjadi klaster penularan yang menyumbang pertambahan kasus infeksi coronavirus. Sejumlah foto dan video yang beredar di media sosial menampakkan para pendukung Trump ketika mengikuti kampanye di Tulsa mencabuti tanda jarak sosial dan peringatan untuk mengenakan masker. Dalam acara itu hanya segelintir orang yang tampak mengenakan pelindung hidung dan mulut.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Kasus Pertama Covid-19, Korut Umumkan Status Darurat di Perbatasan

Kasus Pertama Covid-19, Korut Umumkan Status Darurat di Perbatasan

Pulang ke Inggris, Wanita Ini Dibui 6 Tahun karena Gabung ISIS di Suriah

Pulang ke Inggris, Wanita Ini Dibui 6 Tahun karena Gabung ISIS di Suriah

Setelah Jungle Otoritas Prancis Bersihkan Wilayah Timur Laut Paris dari Tenda Migran

Setelah Jungle Otoritas Prancis Bersihkan Wilayah Timur Laut Paris dari Tenda Migran

Europol Bekuk Ratusan Penjahat Siber di Bandara

Europol Bekuk Ratusan Penjahat Siber di Bandara

Survei Nasional: Kebanyakan Warga Australia Dukung Perkawinan Homoseksual

Survei Nasional: Kebanyakan Warga Australia Dukung Perkawinan Homoseksual

Baca Juga

Berita Lainnya