Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

5 Warga Sipil Tewas Atas Serangan Haftar di Ibu Kota Libya

Middle East Monitor
Komandan militer Libya Khalifa Haftar
Bagikan:

Hidayatullah.com-Sebanyak lima warga sipil tewas di ibukota Libya, Tripoli dalam serangan roket oleh milisi jenderal Khalifa Haftar, kata otoritas kesehatan, Minggu (31/5/2020) dikutip dari Anadolu Agency.

Amin al-Hashemi, juru bicara Kementerian Kesehatan Libya, mengatakan dalam sebuah pernyataan tertulis bahwa roket menghantam daerah perumahan, tidak ada informasi mengenai cedera.

Haftar mengintensifkan serangan terhadap warga sipil pada awal Mei ketika tentara Libya baru-baru ini berhasil memukul mundur pasukannya dan menimbulkan kerugian besar pada militannya.

Pada minggu pertama Mei, pasukan yang terkait dengan Haftar menyerang pemukiman sipil, menewaskan 15 dan melukai 30. Empat belas warga sipil tewas dalam serangan yang menargetkan Tripoli pada 5-7 Mei.

Pemerintah Libya telah diserang oleh pasukan Haftar sejak April 2019, dengan lebih dari 1.000 tewas dalam kekerasan. Ini meluncurkan Operasi Badai Perdamaian pada 26 Maret untuk melawan serangan di ibukota.

Menyusul penggulingan mendiang penguasa Muammar Gaddafi pada 2011, pemerintah Libya didirikan pada 2015 di bawah kesepakatan politik yang dipimpin PBB.*

Rep: Rofi' Munawwar
Editor: Rofi' Munawwar

Bagikan:

Berita Terkait

Warga Yunani Membakar Bendera Turki dalam Protes Menentang Kembalinya Masjid Hagia Sophia Menjadi Masjid

Warga Yunani Membakar Bendera Turki dalam Protes Menentang Kembalinya Masjid Hagia Sophia Menjadi Masjid

UNICEF Minta Anak-Anak Rohingya yang Ditahan Myanmar Dibebaskan

UNICEF Minta Anak-Anak Rohingya yang Ditahan Myanmar Dibebaskan

Pimpinan  ISIS Ditangkap Keamanan Iraq di Kirkuk

Pimpinan ISIS Ditangkap Keamanan Iraq di Kirkuk

Agamanya Dihina Presiden Macron, Paul Pogba Mundur dari Timnas Prancis

Agamanya Dihina Presiden Macron, Paul Pogba Mundur dari Timnas Prancis

Tiga Anggota Gugus Tugas Covid-19 Amerika Serikat Jalani Karantina Mandiri

Tiga Anggota Gugus Tugas Covid-19 Amerika Serikat Jalani Karantina Mandiri

Baca Juga

Berita Lainnya