Jum'at, 26 Maret 2021 / 12 Sya'ban 1442 H

Internasional

Berusia Seabad Perusahaan Rental Mobil Hertz Bertekuk Lutut di Masa Pandemi Covid-19

Bagikan:

Hidayatullah.com—Perusahaan penyewaan mobil Hertz Global Holdings Inc mengajukan perlindungan kebangkrutan di Amerika Serikat dan Kanada setelah penurunan drastis pendapatan usahanya disebabkan lockdown wabah Covid-19.

Meskipun perusahaan itu juga beroperasi di Eropa, Australia dan New Zealand, unit usaha mereka di sana tidak dimasukkan dalam permohonan perlindungan kepailitan tersebut, lansir DW Sabtu (23/5/2020).

“Dengan begitu parahnya dampak Covid-19 terhadap bisnis kami, dan ketidakpastian kapan perlancongan dan perekonomian akan bangkit kembali, kami perlu mengambil langkah-langkah lebih jauh guna menghadapi kondisi yang memperlama masa pemulihan usaha,” kata Paul Stone, CEO perusahaan itu.

Perusahaan yang telah berusia seabad itu tertimbun tumpukan utang $18,7 miliar per akhir Maret tahun ini, sementara uang tunai yang mereka miliki hanya $1 miliar.

Hertz sudah memberhentikan 12.000 pekerja dan merumahkan 4.000 lainnya pada akhir Maret.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Human Rights Watch: Muslim Rohingya Hidup di Bawah Rezim Apartheid di Myanmar

Human Rights Watch: Muslim Rohingya Hidup di Bawah Rezim Apartheid di Myanmar

Sekarang Orang Bebas Menikmati Ganja di Kanada

Sekarang Orang Bebas Menikmati Ganja di Kanada

Pipa Minyak di Perbatasan Irak dan Turki Meledak

Pipa Minyak di Perbatasan Irak dan Turki Meledak

Pengadilan Hong Kong Tolak Penangguhan Larangan Demonstran Pakai Masker

Pengadilan Hong Kong Tolak Penangguhan Larangan Demonstran Pakai Masker

12 Pengungsi Suriah Meninggal karena Kedinginan di Libanon

12 Pengungsi Suriah Meninggal karena Kedinginan di Libanon

Baca Juga

Berita Lainnya