Rabu, 24 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Internasional

Sepuluh Menteri Sudan Selatan Terjangkit Coronavirus

AFP
Presiden Sudan Selatan Salva Kiir dan Wapres Riek Machar.
Bagikan:

Hidayatullah.com–Sepuluh menteri di Sudan Selatan dikonfirmasi terjangkit coronavirus penyebab Covid-19.

Menteri Informasi Michael Makuei mengatakan kepada BBC Jumat (22/5/2020) bahwa semua pejabat tinggi mantan anggota gugus tugas penanggulangan wabah coronavirus telah dites positif Covid-19.

Namun, dia membantah kabar yang menyatakan Presiden Salva Kiir, yang juga anggota gugus tugas, mengidap Covid-19.

Kabar tersebut muncul hanya beberapa hari setelah Riek Machar, wapres pertama, mengumumkan bahwa dirinya tertular Covid-19 berikut istrinya, Menteri Pertahanan Angelina Teny.

Mereka dites positif setelah kontak dengan seorang mantan anggota gugus tugas yang mengidap Covid-19.

Semua menteri yang terjangkit sekarang sedang melakukan isolasi mandiri dan pemerintah mengatakan kondisi mereka baik.

Puluhan pengawal dan staf juga dites positif Covid-19 dan sedang dikarantina.

Sudan Selatan mengalami lonjakan kasus coronavirus beberapa hari terakhir dengan 481 kasus terkonfirmasi dan 6 kematian.

Ada kekhawatiran virus menyebabkan kekacauan di Sudan Selatan, yang sistem kesehatannya nyaris tak berfungsi menyusul konflik bersenjata selama puluhan tahun, sementara ratusan ribu orang tinggal di kamp-kamp pengungsian karena kehilangan tempat tinggal akibat konflik.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Yahudi Peringatkan Barat tentang Al Ikhwan

Yahudi Peringatkan Barat tentang Al Ikhwan

Penuhi Tuntutan Demonstran Sejumlah Jenderal Sudan Mundur

Penuhi Tuntutan Demonstran Sejumlah Jenderal Sudan Mundur

MUI Sebagai Khodimul Ummah, Bukan Khodimul Hukumah

MUI Sebagai Khodimul Ummah, Bukan Khodimul Hukumah

Jerman Anggap Negara Suriah Belum Aman

Jerman Anggap Negara Suriah Belum Aman

Pemimpin Ikhwanul Muslimin Divonis Penjara Seumur Hidup

Pemimpin Ikhwanul Muslimin Divonis Penjara Seumur Hidup

Baca Juga

Berita Lainnya