Rabu, 20 Oktober 2021 / 13 Rabiul Awwal 1443 H

Internasional

Sekretaris Pers Vladimir Putin Dirawat karena Covid-19

Bagikan:

Hidayatullah.com—Sekretaris pers Presden Rusia Vladimir Putin, Dmitry Peskov, telah didiagnosis Covid-19 dan sekarang dirawat di rumah sakit.

“Ya, saya sakit dan sedang menjalani perawatan,” kata Peskov kepada awak media Rusia lewat sambungan telepon hari Selasa (12/5/2020) seperti dilansir The Guardian. Peskov mengatakan bahwa dirinya sudah tidak bertemu Presiden Putin secara langsung lebih dari sebulan. Dia sudah menjadi jubir Presiden Putin selama hampir dua puluh tahun dan dipandang sebagai salah satu pembantu dekatnya.

Dalam kunjungan Putin ke bangsal perawatan Covid-19 pada bulan Maret, Peskov satu-satunya orang dalam rombongan presiden yang mengenakan masker. Sejak itu, Putin lebih sering bekerja dari dalam ruangan tak berjendela di kediamannya di luar kota Moskow dan melakukan sebagian besar tugasnya sebagai kepala negara melalui video link. Putin dites coronavirus secara berkala, kata para stafnya.

Hari Selasa, dia tertangkap kamera sedang melakukan pertemuan tatap muka dengan Igor Sechin, salah satu orang dekatnya yang juga bos perusahaan minyak raksasa Rosneft. Keduanya tidak mengenakan masker, tetapi mereka duduk berjauhan di satu meja.

Media Rusia melaporkan bahwa istri Peskov, Tatiana Navka, juga sakit karena coronavirus. Dia dan Peskov dirawat di rumah sakit, tetapi berbagai laporan menyebutkan mereka tidak dalam kondisi kritis.

Rusia sejauh ini mencatat 220.000 kasus coronavirus, dan menjadi negara kedua tertinggi pertambahan jumlah kasusnya setelah Amerika Serikat.

Hari Senin, Putin mengumumkan diakhirinya lockdown nasional, tetapi kepala-kepala daerah dipersilahkan untuk memberlakukan pembatasan di wilayahnya masing-masing.

Lebih dari setengah kasus infeksi Covid-19 di Rusia berada di Moskow, dan pemerintah ibu kota mengatakan pembatasan ketat masih akan diberlakukan setidaknya sampai akhir Mei.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Iran Ajukan Syarat Dialog dengan Barat Soal Program Nuklirnya

Iran Ajukan Syarat Dialog dengan Barat Soal Program Nuklirnya

Uni Eropa Turut Berikan Sanksi Kepada Iran

Uni Eropa Turut Berikan Sanksi Kepada Iran

Semakin Banyak Imam di Amerika Serikat

Semakin Banyak Imam di Amerika Serikat

Di Kampala Orang Bisa Dibui karena Memberi Uang ke Anak Jalanan

Di Kampala Orang Bisa Dibui karena Memberi Uang ke Anak Jalanan

Mati Ditikam di Kepala, Hakim Kasus Korupsi Kongo Dibilang Meninggal karena Serangan Jantung

Mati Ditikam di Kepala, Hakim Kasus Korupsi Kongo Dibilang Meninggal karena Serangan Jantung

Baca Juga

Berita Lainnya