Jum'at, 26 Maret 2021 / 12 Sya'ban 1442 H

Internasional

Bangladesh Selamatkan 382 Rohingya yang 2 Bulan Terapung di Laut

Salah satu perahu pengungsi Rohingya.
Bagikan:

Hidayatullah.com–Hampir 400 Muslim Rohingya diselamatkan oleh petugas patroli pantai Bangladesh hari Rabu (15/4/2020) setelah selama hampir 2 bulan mereka terjebak di sebuah perahu besar di tengah lautan.

Rombongan pengungsi Rohingya itu awalnya akan menuju Malaysia, tetapi tidak dapat mencapai tujuannya karena negeri jiran tersebut meningkatkan patroli laut di tengah kekhawatiran penyebaran coronavirus.

Para pengungsi, yang sebagian besar wanita dan anak-anak, ditahan oleh pihak berwenang setelah perahu mereka merapat di Baharchhara, selatan distrik Cox’s Bazar.

“Kami sudah menyelamatkan sedikitnya 382 Rohingya dari sebuah perahu nelayan yang penuh sesak dan membawa mereka ke pantai dekat Teknaf. Mereka kelaparan,” kata Letnan Shah Zia Rahman, jubir dari penjaga pantai Bangladesh. 

“Mereka terombang-ambing selama 58 hari, dan selama 7 hari terakhir mengapung ke wilayah perairan kami,” imbuhnya, seperti dilansir DW.

Lebih lanjut dikatakan bahwa  menurut keterangan para pengungsi selama mereka di laut sebanyak “32 Rohingya meninggal di atas perahu penangkap ikan yang penuh sesak itu dan jasad mereka dibuang ke laut.”

Sumber-sumber lain menyebutkan bahwa ada 28 orang yang lenyap.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Ada Jaringan Prostitusi di Klub Sepakbola Anak Argentina

Ada Jaringan Prostitusi di Klub Sepakbola Anak Argentina

Amerika Serikat Bekukan Aset 6 WN Nigeria Terkait Penipuan Cinta

Amerika Serikat Bekukan Aset 6 WN Nigeria Terkait Penipuan Cinta

Presiden Trump Tak Bersedia Mengharuskan Rakyat AS Pakai Masker

Presiden Trump Tak Bersedia Mengharuskan Rakyat AS Pakai Masker

Penampungan Pengungsi Diserang, Polisi Belanda Tangkap Belasan Tersangka

Penampungan Pengungsi Diserang, Polisi Belanda Tangkap Belasan Tersangka

Ahmad Khatami: Iran Masuk Klub Negara Nuklir Dunia

Ahmad Khatami: Iran Masuk Klub Negara Nuklir Dunia

Baca Juga

Berita Lainnya