Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Coronavirus: Libya Berlakukan Jam Malam Selama 10 Hari

Bagikan:

 

Hidayatullah.com–Pemerintah di Libya yang didukung Perserikatan Bangsa-Bangsa  memberlakukan jam malam 24 jam selama sepuluh hari guna meredam penyebaran Covid-19.

Jam malam itu akan dimulai  hari Jumat (17/4/2020), lapor kantor berita Reuters mengutip pernyataan dari pemerintah Libya yang berpusat di ibu kota Tripoli.

Sejauh ini negara itu telah mengkonfirmasi 48 kasus infeksi coronavirus dan satu kematian. Kasus pertama dilaporkan pada 24 Maret.

Semua pasar sayur dan daging akan ditutup selama jam malam, menurut laporan kantor berita Anadolu seperti dikutip BBC. Namun, toko roti dan sejumlah lainnya masih diperbolehkan buka.

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

128 Negara Memilih Resolusi PBB Agar AS Cabut Pernyataan Mengenai Status Al Quds

128 Negara Memilih Resolusi PBB Agar AS Cabut Pernyataan Mengenai Status Al Quds

Wabah Ebola Tampaknya akan Berakhir, Tapi Tetap Waspada

Wabah Ebola Tampaknya akan Berakhir, Tapi Tetap Waspada

Pertama di Uni Emirat Arab, Seorang Wanita Minta Pengadilan Mengizinkan Dirinya Ganti Kelamin

Pertama di Uni Emirat Arab, Seorang Wanita Minta Pengadilan Mengizinkan Dirinya Ganti Kelamin

Pekerja Bayer Protes Rencana PHK Massal

Pekerja Bayer Protes Rencana PHK Massal

Krisis Fallujah: “Kami Dibiarkan Mati Kelaparan”

Krisis Fallujah: “Kami Dibiarkan Mati Kelaparan”

Baca Juga

Berita Lainnya