Dubes RI Islamabad adakan Silaturahmi Online dengan Mahasiswa Indonesia

Di tengah suasana pembatasan sosial dan fisik akibat wabah virus corona (Covid-19) di Pakistan, silaturahmi antara KBRI Islamabad dengan mahasiwa harus tetap dijaga

Dubes RI Islamabad adakan Silaturahmi Online dengan Mahasiswa Indonesia

Terkait

Hidayatullah.com— “Jarak bukanlah halangan bagi kita yang masih punya banyak alasan positip untuk tetap bertahan di tengah tantangan yang kita hadapi,” demikian dikatakan Dubes RI Iwan Suyudhie Amri.

“Untuk itu, kita patut bersyukur dapat memanfaatan teknologi virtual sehingga pertemuan silaturahmi ini dapat terwujud,” lanjut Dubes Iwan mengawali pertemuan secara daring dengan mahasiswa Indonesia yang sedang menuntut ilmu di Islamabad, Rabu (15/02).

Di tengah suasana pembatasan sosial dan fisik akibat wabah virus corona (Covid-19) di Pakistan, silaturahmi antara KBRI Islamabad dengan mahasiwa harus tetap dijaga.

Acara yang digagas KBRI Islamabad itu mampu menghadirkan lebih dari 200 orang mahasiswa dalam satu forum interaksi yang berlangsung dengan tertib dan lancar.

Pertemuan daring juga menjadi sarana silaturahmi bagi KBRI Islamabad untuk mengetahui dan memastikan semua mahasiswa Indonesia dan keluarga besar KBRI dalam keadaan baik.

“Dalam situasi yang tidak normal dan prihatin seperti ini, kita harus mampu menjaga dan mengelola fisik, jiwa dan fikiran agar tetap sehat dan jernih” Dubes Iwan menggarisbawahi.

Dikatakan pula bahwa dengan berbekal kemampuan itulah kita dapat membina dan mempertebal kesetiakawanan sosial serta dapat melakukan kegiatan secara positif.

Pada pertemuan itu Athan KBRI Islamabad, Kolonel ARH Dody Muhtar Taufik, selaku Komandan Satgas Penanganan Situasi Khusus dan Perlindungan WNI terkait penyebaran Covid-19 di Pakistan, berbagi informasi kepada mahasiswa mengenai situasi terkini di Pakistan.

“Dalam upaya mengantisipasi dan menghambat penyebaran Covid-19, Pemerintah Pakistan sejak 16 Maret 2020 memberlakukan karantina wilayah. Ruang gerak kita, masyarakat Indonesia di Islamabad dan Pakistan secara keseluruhan menjadi sangat terbatas,” jelas Kolonel Dody.

Dirinya juga mengimbau agar mahasiwa tetap waspada, menjaga kesehatan, selalu menaati ketentuan otoritas Pakistan untuk membatasi kontak sosial dan serta tetap beraktifitas positif selama masa karantina. Ditambahkan pula adanya kemungkinan perpanjangan masa karantina hingga bulan Ramadhan.

Untuk mengisi kegiatan di bulan Ramadhan tahun ini, KBRI Islamabad mengajak mahasiswa Indonesia adakan kegiatan buka puasa bersama. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kali ini acara buka bersama, sebagai sebuah tradisi yang baik, akan dilaksanakan secara online.

Menjelang buka puasa di masing-masing tempat, mahasiswa akan memaparkan materi keislaman dan dilanjutkan dengan diskusi secara online. Dalam kegiatan Ramadhan nanti, mahasiwa yang tinggal di asrama kampus International Islamic University Islamabad (IIUI) dan yang berada di luar asrama tidak ada jarak silaturahmi dengan KBRI Islambad.

Ketua PPMI dan Mahasiwa mengapresiasi upaya KBRI yang tetap menjalin komunikasi meskipun dalam situasi sulit. Perhatian KBRI Islamabad selama ini melalui pengiriman bantuan logistik, jalinan komunikasi intensif, dan rencana penyelenggaraan buka bersama setiap akhir pekan dirasakan sebagai bentuk kehadiran negara. *

Rep: Mwr

Editor: Insan Kamil

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !