Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Menteri Kesehatannya Positif Corona, Para Pejabat ‘Israel’ Diisolasi

PM 'Israel' dan Menteri Kesehatan Yaakov Litzman.
Bagikan:

Hidayatullah.com – Virus corona memaksa lebih banyak pejabat Israel untuk isolasi setelah menteri kesehatan Zionis, yang sering melakukan kontak dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, dinyatakan positif, lapor Kementerian terkait sebagaimana dikutip Al Jazeera, Kamis (2/4/2020).

Menteri Kesehatan Yaakov Litzman dan istrinya, yang juga positif Covid-19 masuk isolasi. Namun mengatakan mereka merasa baik-baik saja dan sedang dalam perawatan.

Sebelumnya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu juga menjalani isolasi setelah hasil tes stafnya positif Corona. Netanyahu sempat diperbolehkan keluar dari karantina setelah hasil tesnya negatif. Namun ia harus masuk  isolasi lagi setelah ada riwayat kontak dengan Menteri Kesehatan ‘Israel’.

Haaretz melaporkan Kepala Badan Intilijen ‘Israel’ Mossad dan Kepala Dewan Keamanan Nasional diisolasi karena memiliki riwayat kontak dengan Menteri Kesehatan ‘Israel’.

Direktur Kementerian Kesehatan dan staf Litzman juga akan melakukan diisolasi dan kementerian mengatakan permintaan untuk memasuki isolasi akan dikirimkan kepada mereka yang melakukan kontak dengan menteri dalam dua minggu terakhir.

Israel telah melakukan lockdown-hampir-total untuk mencoba menahan wabah itu. Sementara telah melaporkan lebih dari 6.200 kasus yang dikonfirmasi dan 31 orang telah meninggal karena COVID-19.

Komunitas ultra-Ortodoks atau komunitas Yahudi yang sangat Radikal, tempat Litzman menjadi anggotanya, telah sangat terdampak oleh Covid-19. Pada fase awal wabah, beberapa rabi menolak atau mengabaikan pembatasan yang diamanatkan pemerintah, bahkan menantang virus tersebut.

Pada hari Rabu, Netanyahu memerintahkan penjagaan polisi di sekitar kota Bnei Brak, tempat Yahudi yang sangat radikal berada, sebelah timur Tel Aviv, untuk membatasi pergerakan ke dalam dan dari kota itu. Bnei Brak memiliki jumlah kasus coronavirus tertinggi kedua di Israel.

Selama krisis Covid19, Pasukan ‘Israel’ juga masih terus melakukan penangkapan, perusakan, intimidasi dan penghancuran rumah warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki.

Sedangkan di Gaza, warga Gaza masih merasakan blokade. Di masa sulit itu juga warga Gaza harus berjuang melawan virus Corona.

Rep: Nashirul Haq
Editor: -

Bagikan:

Berita Terkait

Dubai Keluarkan Surat Penangkapan Terhadap Kepala Mossad

Dubai Keluarkan Surat Penangkapan Terhadap Kepala Mossad

Muslim di Serbia Kecewa Aparat Bongkar Masjid  Belgrade Jelang Ramadhan

Muslim di Serbia Kecewa Aparat Bongkar Masjid Belgrade Jelang Ramadhan

Seluruh Iran dalam Siaga Merah Covid-19 akibat Jumlah Korban Tewas Meningkat

Seluruh Iran dalam Siaga Merah Covid-19 akibat Jumlah Korban Tewas Meningkat

Leon Panetta Bicara Hubungan Militer dengan Indonesia

Leon Panetta Bicara Hubungan Militer dengan Indonesia

Filipina Akan Berlakukan Aturan Visa Baru Bagi Warga Amerika Serikat, Jika …

Filipina Akan Berlakukan Aturan Visa Baru Bagi Warga Amerika Serikat, Jika …

Baca Juga

Berita Lainnya