Rabu, 3 Maret 2021 / 20 Rajab 1442 H

Internasional

Akibat Virus Corona, 60 Surat Kabar Australia Berhenti Cetak

bandt.com.au/newscorp
Bagikan:

Hidayatullah.com – Grup perusahaan media terkemuka Australia milik Rupert Murdoch, News Corp, mengumumkan pihaknya akan menghentikan edisi cetak surat kabarnya. Ada sekitar 60 surat kabar regional yang harus ditutup disebabkan dampak virus corona terhadap menurunnya iklan.

News Corp mengatakan surat kabar di New South Wales, Victoria, Queensland dan Australia Selatan akan berhenti mencetak dan pindah ke edisi online. Pengumuman ini disampaikan pada Rabu (7/4/2020).

“Kami tidak mengambil keputusan ini dengan mudah,” Ujar ketua Eksekutif News Corp Australasia Michael Miller dikutip dari Jakartapost.

“Krisis virus corona menciptakan tekanan ekonomi yang tidak pernah terjadi sebelumnya dan kami telah melakukan apa yang kami bisa untuk mempertahankan sebanyak mungkin pekerjaan.”

“Penangguhan edisi cetak perusahaan kami telah terpaksa dilakukan karena penurunan cepat dalam pendapatan iklan setelah pembatasan diberlakukan pada lelang real estate dan inspeksi rumah, penutupan paksa tempat acara dan restoran makan di restoran saat keadaan darurat coronavirus , ” Tambah Miller.

Banyak kelompok media Australia telah bergeser untuk fokus pada konten online sebelum pandemi dimulai.

Pengumuman ini menyusul serangakaian pengumuman penutupan media lain, termasuk surat kabar nasional AAP, yang berhenti bekerja pada sebelumnya tahun ini.

Langkah ini menggemakan tren global.

Penerbit surat kabar terbesar AS, Gannett, mengatakan pada hari Senin bahwa pihaknya membuat cuti yang tidak ditentukan dan membayar potongan untuk stafnya.

Turunnya pembaca dan munculnya Google dan Facebook sebagai pemain dominan dalam periklanan telah membuat organisasi berita kurang menguntungkan.

Rep: Nashirul Haq
Editor: Insan Kamil

Bagikan:

Berita Terkait

Perang Suriah telah Menewaskan 6.800 Orang pada Tahun 2020

Perang Suriah telah Menewaskan 6.800 Orang pada Tahun 2020

Berencana Beli Permen $2,2 Juta Menteri Pendidikan Madagascar Dipecat

Berencana Beli Permen $2,2 Juta Menteri Pendidikan Madagascar Dipecat

Pangeran Charles Sebut Yahudi Biang Kekacauan di Timur Tengah

Pangeran Charles Sebut Yahudi Biang Kekacauan di Timur Tengah

Partai Ikhwan-Salafy Aktif di Masjid, Perwakafan Menolak

Partai Ikhwan-Salafy Aktif di Masjid, Perwakafan Menolak

Mantan Kepala Regulator Internet China Dituduh Menerima Suap

Mantan Kepala Regulator Internet China Dituduh Menerima Suap

Baca Juga

Berita Lainnya