Selasa, 23 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Kenya Akan Gunakan Chloroquine Dalam Kasus Kritis Covid-19

Chloroquine phosphate.
Bagikan:

Hidayatullah.com—Pemerintah Kenya menyetujui penggunaan salah satu obat antimalaria tertua untuk mengobati coronavirus, lapor Citizen TV seperti dilansir BBC Rabu (1/4/2020).

Akan tetapi obat yang dulu pernah manjur mengobati malaria itu hanya akan diberikan kepada pasien Covid-19 yang kritis, kata Dirjen Kesehatan Dr. Patrick Amoth.

Dr. Amoth mengatakan pada saa ini tidak ada kasus kritis yang perlu diberikan pengobatan dengan chloroquine. Kebanyakan kasus yang ada saat ini ringan dan pihak berwenang sekarang ini sedang mengobati gejala-gejalanya.

Pharmacy and Poisons Board, otoritas obat-obatan di Kenya, sudah melarang penjualan hydroxychloroquine dan chloroquine dengan bebas di apotik dan toko obat.

Hal itu dilakukan setelah ada kemungkinan penimbunan obat tersebut menyusul pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump tentang potensi chloroquine sebagai obat untuk menyembuhkan Covid-19.

Pakar-pakar medis mengatakan chloroquine perlu diteliti lebih lanjut khasiatnya dan kemungkinan bukanlah obat yang tepat untuk Covid-19.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Akan Tanding Persahabatan, Pemuda Muslim Diculik dan Dimutilasi Milisi Kristen Afrika Tengah

Akan Tanding Persahabatan, Pemuda Muslim Diculik dan Dimutilasi Milisi Kristen Afrika Tengah

Sebelum Kebakaran Pekerja Konstruksi di Notre-Dame Merokok

Sebelum Kebakaran Pekerja Konstruksi di Notre-Dame Merokok

Pengamat Dewan Eropa: Polisi Jerman Remas Kelamin Pencari Suaka Afghanistan

Pengamat Dewan Eropa: Polisi Jerman Remas Kelamin Pencari Suaka Afghanistan

Korban Sipil Semenjak Kahadiran Pasukan Asing di Afghanistan

Korban Sipil Semenjak Kahadiran Pasukan Asing di Afghanistan

Al Ikhwan Suriah Pro Demokrasi

Al Ikhwan Suriah Pro Demokrasi

Baca Juga

Berita Lainnya