Selasa, 23 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Rakyat Turki Beri Penghormatan Pekerja Kesehatan yang Berjuang Lawan Covid-19

Anadolu Agency
Bagikan:

Hidayatullah.com– Rakyat Turki pada Kamis memberi penghormatan terhadap dokter, perawat, dan pekerja kesehatan yang sedang berjuang dengan virus corona, memberi tepuk tangan kepada mereka dari jendela dan balkon di seluruh negeri lapor Anadolu Agency.

Langkah itu terjadi setelah Menteri Kesehatan Turki Fahrettin Koca dalam pidatonya di parlemen yang meminta anggota parlemen untuk memberi perhomatan kepada pekerja kesehatan yang bekerja keras untuk membendung penyebaran virus.

Ribuan rakyat Turki di balkon mereka pada jam 9 malam waktu setempat (1800GMT) di ibukota Turki, Ankara, serta di kota terbesar Istanbul, plus beberapa kota lain untuk menunjukkan rasa hormat mereka terhadap pekerja medis di tengah-tengah wabah Covid-19.

Hashtag BeraberBasaracagiz — #kitaakansuksesbersama dalam bahasa Inggris – menjadi viral di media sosial, dengan klip video yang menunjukkan orang-orang memuji dokter, perawat, dan petugas kesehatan untuk bekerja siang dan malam.

Kamis malam, Koca memposting di Twitter untuk berterima kasih kepada orang-orang Turki karena menunjukkan rasa hormat mereka kepada staf medis, dengan mengatakan: “Anda memberi kekuatan kepada profesional kesehatan kami yang berdedikasi dengan tepuk tangan Anda.”

Menteri, yang juga seorang dokter, meminta masyarakat untuk terus menunjukkan rasa terima kasih mereka dengan tepuk tangan tiga malam berturut-turut.

Sebelumnya pada hari Kamis Koca mengkonfirmasi kematian ketiga dari virus corona baru di negara itu, dengan 191 kasus dilaporkan.

Turki telah mengambil beberapa langkah untuk membendung virus tersebut, seperti menutup sementara sekolah dan universitas, menghentikan acara dan kegiatan publik, menunda kunjungan asing dan melarang penonton di acara olahraga.

Kementerian Dalam Negeri pada hari Senin memerintahkan semua kafe, gimnasium, teater, bioskop, pusat pertunjukan, ruang konser, ruang pernikahan, ruang musik, ruang bir, kedai minuman, lounge hookah, kafe internet, semua jenis pusat permainan, taman hiburan, kolam renang, tempat pemandian, sauna dan spa akan ditutup pada hari Selasa.

Covid-19 muncul di Wuhan, China Desember lalu dan telah menyebar ke setidaknya 160 negara dan wilayah. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan wabah itu pandemi.

Dari lebih dari 229.000 kasus yang dikonfirmasi, jumlah kematian sekarang melebihi 9.300 dan lebih dari 84.500 telah pulih, menurut data yang dikumpulkan oleh Universitas Johns Hopkins di AS.

Meskipun jumlah kasus meningkat, sebagian besar yang terinfeksi hanya mengalami gejala ringan dan sembuh.*

Rep: Nashirul Haq
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Insiden anti-Muslim Diperkirakan Terus Meningkat di Prancis

Insiden anti-Muslim Diperkirakan Terus Meningkat di Prancis

Video ‘Anak Rohingya’ Disiksa dan Disetrum Lahirkan Amarah

Video ‘Anak Rohingya’ Disiksa dan Disetrum Lahirkan Amarah

Israel Manfaatkan Kurdistan, Turki Tidak Gentar

Israel Manfaatkan Kurdistan, Turki Tidak Gentar

Paus Koptik: Jehovah’s Witnesses Sekte Sesat Pro-Zionis

Paus Koptik: Jehovah’s Witnesses Sekte Sesat Pro-Zionis

Menteri Intelijen Israel Kunjungi Sudan Teken Sejumlah Memorandum

Menteri Intelijen Israel Kunjungi Sudan Teken Sejumlah Memorandum

Baca Juga

Berita Lainnya