Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Internasional

Korban Nyawa Coronavirus Italia Hampir 3.000

Seorang warga Italia mengenakan masker di depan papan peringatan coronavirus di Lombardy.
Bagikan:

Hidayatullah.com—Jumlah orang yang meninggal karena coronavirus di Italia naik 475 dalam sehari menjadi hampir 3.000, kenaikan terbesar sejak wabah merebak.

Total ada 35.713 kasus infeksi terkonfirmasi di negara itu, dengan lebih dari 4.000 pasien sembuh dari Covid-19.

Lombardy, daerah di Italia yang paling parah terjangkit, mencatat 319 kematian dalam satu hari, lapor BBC Rabu (17/3/2020).

Italia merupakan negara yang paling banyak kasus infeksi coronavirus di dunia setelah China, tempat awal wabah merebak. Sedikitnya sudah 8.758 orang meninggal dunia akibat Covid-19, mayoritas di China.

Sebagian besar lebih dari 200.000 kasus infeksi terkonfirmasi di seluruh dunia –80%– terjadi di kawasan Eropa dan Pasifik Barat, termasuk Asia,kata World Health Organization (WHO).

Italia sudah melakukan lockdown selama hampir dua pekan. Orang-orang diminta tinggal di rumah dan mengurangi aktivitas di luar yang tidak perlu. Namun infeksi terus bertambah.

Direktur kedaruratan WHO Mike Ryan mengatakan tingginya kasus infeksi di Italia kemungkinan akibat sebelum wabah sudah banyak orang yang sakit, serta tingginya angka warga berusia tua di negara itu. Sebagaimana diketahui infeksi coronavirus cenderung fatal di kalangan orang yang sebelumnya sudah memiliki riwayat sakit dan di kalangan manula.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Meninggalnya Syeikh Nurin Muhammad Shiddiq Populerkan Kembali Seni Qiraat Afrika

Meninggalnya Syeikh Nurin Muhammad Shiddiq Populerkan Kembali Seni Qiraat Afrika

Tunisia Boikot Film Wonder Woman

Tunisia Boikot Film Wonder Woman

Inggris Kirim Utusan Buka Kembali Kedutaan di Tripoli

Inggris Kirim Utusan Buka Kembali Kedutaan di Tripoli

Aparat Saudi: Tak Ada Laporan Mengenai Wanita Menyetir

Aparat Saudi: Tak Ada Laporan Mengenai Wanita Menyetir

Paman Bashar Al-Assad Diperiksa di Prancis Terkait Pencucian Uang

Paman Bashar Al-Assad Diperiksa di Prancis Terkait Pencucian Uang

Baca Juga

Berita Lainnya