Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Paus Fransiskus Terima Pengunduran Diri Kardinal Terkait Penyembunyian Kasus Pendeta Pedofil

Kardinal Philippe Barbarin.
Bagikan:

Hidayatullah.com–Paus Fransiskus menerima pengunduran diri Kardinal Prancis Philippe Barbarin setelah vonis bersalah atas dirinya dibatalkan pengadilan banding. Barbarin didakwa melindungi seorang pendeta yang banyak mencabuli anak-anak, menurut pernyataan yang dirilis Keuskupan Lyon hari Jumat (6/3/2020), lansir RFI.

Barbarin, 69,sekarang akan meninggalkan jabatannya sebagai Uskup Agung Lyon. Dia awalnya dijatuhi hukuman percobaan enam bulan penjara karena tidak melaporkan pendeta Bernard Preynat yang mencabuli puluhan anak lelaki anggota kepanduan di tahun 1970-an 1980-an.

Paus Fransiskus awalnya menolak pengunduran diri Barbarin pada Maret 2019, dengan alasan menunggu keputusan pengadilan banding

Semasa persidangan kasusnya belum inkrah, Paus Fransiskus mempersilahkan Barbarin mengalihkan tugasnya sehari-hari kepada wakilnya di keuskupan.

Pengadilan banding bulan Januari mengatakan bahwa Barbarin seharusnya dulu melaporkan pendeta pedofil Bernard Preynat, tetapi dia tidak layak dikenai sanksi pidana. Kardinal Barbatin berdalih dia menangani kasus Preynat mengikuti instruksi yang diterimanya dari Vatikan.

Setelah dibebaskan dari tuduhan, Barbarin mengatakan berharap Paus Fransiskus akan menerima pengunduran dirinya, seraya menambahkan bahwa pengunduran dirinya itu akan “membuka bab baru bagi Keuskupan Lyon di bawah kepemimpinan yang baru.

Para korban Preynat menuding Barbarin dan para pejabat gereja lain menutupi kebejatan pendeta pedofil.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Kepolisian New York Akhiri Pengawasan terhadap Komunitas Muslim

Kepolisian New York Akhiri Pengawasan terhadap Komunitas Muslim

Senior Mahasiswa NU Maroko ajak Pendukung Capres Berakhlak Santun

Senior Mahasiswa NU Maroko ajak Pendukung Capres Berakhlak Santun

Militer Mesir Memiliki Hubungan Dengan AS dan Israel

Militer Mesir Memiliki Hubungan Dengan AS dan Israel

Inisiatif Baru Selesaikan Krisis, Referendum Luar Negeri Ditunda

Inisiatif Baru Selesaikan Krisis, Referendum Luar Negeri Ditunda

Rusia Tambah Pesawat Fighter dan Lanjutkan Penyerangan di Wilayah Suriah

Rusia Tambah Pesawat Fighter dan Lanjutkan Penyerangan di Wilayah Suriah

Baca Juga

Berita Lainnya