Prancis Umumkan Pasien Meninggal Pertama di Eropa akibat Coronavirus

Prancis Umumkan Pasien Meninggal Pertama di Eropa akibat Coronavirus
Pixabay

Terkait

Hidayatullah.com—Menteri Kesehatan Prancis Agnes Buzyn melaporkan kasus kematian pertama akibat Covid-19 di Eropa hari Sabtu (15/2/2020).

Korban, seorang turis pris China berusia 80, dan putrinya dirawat di Rumah Sakit Bichat di Paris sejak 25 Januari dan diisolasi secara sangat ketat, kata Buzyn dalam sebuah pernyataan seperti dilansir DW.

Kondisi kesehatan putrinya saat ini tidak mengkhawatirkan dan dia dapat segera meninggalkan rumah sakit, imbuhnya. Kedua orang China itu berasal dari Provinsi Hubei, pusat wabah Covid-19.

Pimpinan kedaruratan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Mike Ryan mengatakan kepada DW, di sela-sela Konferensi Keamanan Munich, bahwa virus penyakit itu saat ini masih menyebar dengan cepat.

“Virus itu sekarang sudah selama beberapa pekan di luar China dan kita baru ada 500 lebih kasus di 24 negara, dan negara-negara itu secara signifikan mengidap virus tersebut.”

Dia menambahkan bahwa negara-negara itu kemungkinan tidak akan dapat meredam penyebarannya dan mungkin hasil pemgembangan vaksinnya akhirnya dapat menghentikan penyakit tersebut.

“Namun, apa yang kita dapat lakukan adalah menyelamatkan sebanyak-banyaknya nyawa, apa yang kita lakukan adalah menjaga masyarakat yang rentan dan memberikan perawatan yang mereka butuhkan. Ini bukan waktunya untuk mengibarkan bendera putih (menyerah, red). Ini waktunya bertindak,” kata Ryan.

Sebelum kasus di Prancis, sejauh ini baru tercatat tiga kematian akibat Covid-19 di luar China, yaitu Filipina, Hong Kong dan Jepang. Di Prancis sendiri ada 11 kasus infeksi coronavirus.*

Rep: Ama Farah

Editor: Dija

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !