Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Lebih 100 Tentara Amerika Cedera Otak Setelah Serangan Iran di Pangkalan AS di Iraq

AP
Tentara Amerika Serikat di Iraq.
Bagikan:

Hidayatullah.com–Militer Amerika Serikat hari Senin (10/2/2020) mengungkap bahwa terjadi kenaikan lebih dari 50% kasus cedera otak traumatik (TBI) akibat serangan misil Iran di sebuah pangkalan militer AS di Iraq bulan lalu, sehingga jumlahnya menjadi lebih dari 100.

Tidak ada prajurit AS yang tewas atau mengalami luka fisik langsung ketika Iran meluncurkan rudal-rudalnya ke arah pangkalan Ain al-Asad di Iraq, yang merupakan aksi balasan atas terbunuhnya jenderal Garda Revolusi Iran Qassem Soleimani dalam serangan drone AS di bandara Baghdad pada 3 Januari.

Pentagon dalam sebuah pernyataan mengkonfirmasi sejauh ini 109 prajurit AS telah didianosis mengalami TBI ringan. Angka itu naik dari 64 bulan lalu. Sebanyak 76 orang dari mereka sudah kembali bertugas, lapor Reuters.

Berbagai kelompok kesehatan dan medis selama bertahun-tahun mengkampanyekan kesadahan betapa seriusnya cedera otak.

Sejak tahun 2000, sekitar 408.000 prajurit AS didiagnosis TBI, menurut data Pentagon.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Obama Pangkas Hukuman Ratusan Narapidana, Bradley Manning Bebas 17 Mei

Obama Pangkas Hukuman Ratusan Narapidana, Bradley Manning Bebas 17 Mei

Raja Salman: Operasi Militer ke Yaman Berlanjut, Palestina dan Suriah Babak Selanjutnya

Raja Salman: Operasi Militer ke Yaman Berlanjut, Palestina dan Suriah Babak Selanjutnya

NATO Masih akan Terus Bombardir Libya

NATO Masih akan Terus Bombardir Libya

Presiden Tanzania Imbau Guru dan Orangtua Pukul Anak Sebagai Hukuman

Presiden Tanzania Imbau Guru dan Orangtua Pukul Anak Sebagai Hukuman

AS Dirikan Pangkalan Drone di Afrika dan Arab

AS Dirikan Pangkalan Drone di Afrika dan Arab

Baca Juga

Berita Lainnya