Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Apotek Prancis Resah Obat akan Boleh Dijual Online

Bagikan:

Hidayatullah.com–Rancangan undang-undang baru yang sedang digodok di Prancis akan melonggarkan aturan penjualan obat-obatan secara online, yang menimbulkan kekhawatiran di kalangan pengelola apotek.

Dalam RUU itu, obat-obatan yang tidak memerlukan resep dokter akan dapat dipesan dan diantar secara online.

“Ini gila,” kata Giles Bonnefond, presiden USPO, organisasi yang memayungi toko-toko obat atau apotek.

“Kementerian Kesehatan baru saja memutuskan untuk mengambil tindakan guna mengurangi konsumsi paracetamol dan ibuprofene, dan sekarang kita justru akan mendorong orang membelinya secara online,” kata Bonnefond seperti dikutip RFI Kamis (6/2/2020).

Apotek-apotek di Prancis juga khawatir dengan rekomendasi dari otoritas persaingan usaha yang membolehkan sejumlah jenis obat dijual di supermarket.

Sebanyak 25.000 apotek yang ada di Prancis bermaksud menolak pelonggaran aturan yang akan mempermudah penjualan produk farmasi.

Sebanyak 4.200 di antara mereka sudah menyerahkan kuesioner yang dirimkan USPO.“Sekitar 90 persen tanggapannya sangat menentang … 97 persen bahkan siap bertarung” menentang perkembangan baru ini, kata Bonnefond.

Pada tahun 2014 ketika Emmanuel Macron yang kala itu menjabat menteri perekonomian berusaha menghaps monopoli. Akan tetapi apotek di seantero Prancis kemudian mogok dengan menutup tokonya selama stu hari penuh. Akhirnya ide Macron itu langsung dibatalkan pada malam harinya.

Saat ini penjualan obat-obatan secara online sebenarnya sudah ada di Prancis, tetapi dilakukan lewat website milik apotek yang ada.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Anwar Ibrahim Akan Bebas dalam Waktu Dekat

Anwar Ibrahim Akan Bebas dalam Waktu Dekat

Beli Rudal, India Pilih Israel Ketimbang Amerika

Beli Rudal, India Pilih Israel Ketimbang Amerika

Europol: 10.000 Migran dan Pengungsi Anak Hilang di Eropa

Europol: 10.000 Migran dan Pengungsi Anak Hilang di Eropa

Kaum Fanatik Iran Memprotes Penutupan Tempat Suci Kaum Syiah

Kaum Fanatik Iran Memprotes Penutupan Tempat Suci Kaum Syiah

Duterte Setujui ‘UU Otonomi Bangsamoro’, Mewadahi Minoritas Islam

Duterte Setujui ‘UU Otonomi Bangsamoro’, Mewadahi Minoritas Islam

Baca Juga

Berita Lainnya