Senin, 18 Oktober 2021 / 11 Rabiul Awwal 1443 H

Internasional

Bos Human Rights Watch Ditolak Masuk Hong Kong

Bagikan:

Hidayatullah.com–Pimpinan global Human Rights Watch (HRW) mengatakan dirinya tidak diperbolehkan memasuki Hong Kong, di mana dia dijadwalkan akan menuncurkan laporan terbaru dunia yang disusun organisasinya pekan ini.

Kenneth Roth, direktur eksekutif HRW, hari Ahad (12/1/2020) mengatakan bahwa dirinya diblok untuk pertama kalinya di bandara Hong Kong, padahal sebelumnya dia bebas masuk.

“Tahin ini (laporan dunia baru) menggbarkan bagaimana pemerintah China meremehkan sistem HAM internasional. Pemblokiran saya untuk masuk ke Hong Kong oleh pemerintah, mengilustrasikan memburuknya masalah itu,” kata Roth lewat Twitter. Dia menambahkan bahwa petugas hanya menyatakan “alasan keimigrasian”.

HRW, yang berbasis di New York, dijadwalkan akan meluncurkan World Report 2020 setebal 652 halaman di Foreign Correspondent’s Club di Hong Kong pada hari Rabu (15/1/2020).

Oleh karena adanya masalah tersebut, Roth akan merilis laporan itu hari Selasa (14/1/2020) di kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York.

HRW mengatakan seorang pejabat Kementerian Luar Negeri China mengancam akan memberlakukan sanksi terhadapnya dan beberapa organisasi pro-demokrasi berbasis di AS lain pada awal bulan Desember. Baik pihak otoritas Beijing maupun Hong Kong sejak itu tidak pernah memberikan penjelasan lebih lanjut perihal ancaman sanksi tersebut, imbuh HRW.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Beirut Turunkan Tentara Atasi Bentrokan Muslim-Syiah

Beirut Turunkan Tentara Atasi Bentrokan Muslim-Syiah

Siswa Peraih Nilai Tertinggi Bilang Political Science Ketrampilan Memasak , Bihar Selidiki Kecurangan Ujian Akhir

Siswa Peraih Nilai Tertinggi Bilang Political Science Ketrampilan Memasak , Bihar Selidiki Kecurangan Ujian Akhir

Saudi Ubah Ketentuan Vonis Mati Taazir

Saudi Ubah Ketentuan Vonis Mati Taazir

Liburan Boros ala Kuwait

Liburan Boros ala Kuwait

Malaysia Sebut Pencucian Uang Mantan PM Najib Razak Libatkan China

Malaysia Sebut Pencucian Uang Mantan PM Najib Razak Libatkan China

Baca Juga

Berita Lainnya