Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Malam Tahun Baru Dikejar Api Ribuan Orang Terjebak di Pesisir Australia

Malam Tahun baru Dikejar Api Ribuan Orang Terjebak di Pesisir Australia.
Bagikan:

Hidayatullah.com—Ribuan orang telah dievakuasi ke sebuah kawasan pesisir pantai di bagian tenggara Australia sebab api merambah daerah sekitar dan memutus jalan-jalan raya. Seorang petugas damkar tewas ketika “tornado api” menerbangkan sebuah mobil pemadam kebakaran ke udara.

Lebih dari 4.000 orang terjebak di pantai oleh kobaran api yang bergerak ke arah mereka di kota Mallacoota daerah tenggara Australia hari Selasa (31/12/2019), di mana pihak berwenang merencanakan evakuasi lewat udara.

“Mallacoota sedang diserang, di sini sangat gelap dan menakutkan,” kata Victoria’s Emergency Management Commissioner Andrew Crisp. “Ada 4.000 orang di pantai dan daerah di dekatnya yang dilindungi oleh petugas damkar kami.”

Sebagian orang membawa kapal-kapal mereka ke lepas pantai khawatir api akan mendekati laut.

Pihak berwenang sudah memberikan peringatan kepada puluhan ribu pelancong agar meninggalkan kota-kota pesisr populer selama beberapa hari dan mencari tempat bernaung di tempat lain.

“Kami tentunya sangat khawatir terhadap masyarakat yang terisolasi,” kata Crisp. Dia juga mengkonfirmasi kerugian properti yang “signifikan” di daerah tersebut.

Daniel Andrews, menteri utama (kepala pemerintahan) negara bagian Victoria, mengatakan bahwa ada rencana untuk mengevakuasi orang-orang yang terjebak di pantai dengan menggunakan kapal. Dikhawatirkan ada empat orang yang hilang. “Kami tidak dapat mengkonfirmasi keberadaan mereka,” kata Andrews seperti dilansir BBC.

Kebakaran sedang melanda di banyak tempat di Australia, setelah 100.000 orang dievakuasi dari pinggiran kota Melbourne hari Senin (30/12/2019).

Sementara itu kebakaran besar masih terus berlangsung di negara-negara bagian lain. Enam belas “darurat kebakaran” diberlakukan di negara bagian New South Wales dan Victoria hari Selasa.

Di kota kecil di pesisir, Batemans Bay, New South Wales, penduduk juga berlarian ke pantai-pantai untuk menyelamatkan diri sebab api bergerak mendekati tempat tinggal mereka.

Pihak berwenang belum mengkonfirmasi apakah ada bangunan yang dilalap api. Namun, youtuber bernama Chloe Morello, seorang warga Batemans Bay, menulis di Twitter “Kami kehilangan rumah” setelah mengabadikan sendiri momen dirinya pergi meninggalkan kediamannya.

Tiga orang dikhawatirkan tewas di kota-kota kecil sebab mereka tidak diketahui keberadaannya, kata New South Wales Rural Fire Service Commissioner Shane Fitzsimmons kepada media.

“Api bergerak cepat pagi ini,” kata New South Wales Rural Fire Service hari Selasa memberikan peringatan kepada warga. “Api itu sangat mengancam nyawa. Jangan berada di jalur mereka. Hindari daerah semak. Apabila jalannya aman, segera beranjak ke kota yang lebih besar atau ke pantai-pantai untuk mencari perlindungan.”

Polisi memeriksa surat izin mengemudi (SIM) orang-orang yang masuk dan keluar daerah terdampak kebakaran, mengarahkan putar balik kepada mereka yang bukan penduduk setempat.

Pihak berwenang juga mengeluarkan peringatan kebakaran lewat Twitter untuk penduduk di daerah Shoalhaven, NSW.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Wabah Corona Hampiri Pertemuan Jamaah Tabligh di Petaling Jaya, Masjid Ditutup

Wabah Corona Hampiri Pertemuan Jamaah Tabligh di Petaling Jaya, Masjid Ditutup

Peternakan Cerpelai Belanda Dikarantina Setelah Hewannya Terjangkit Coronavirus

Peternakan Cerpelai Belanda Dikarantina Setelah Hewannya Terjangkit Coronavirus

2000 Warga Palestina Kehilangan Tempat Tinggal

2000 Warga Palestina Kehilangan Tempat Tinggal

Mengandung Aditif Berbahaya Warga Taiwan Menentang Impor Babi dari Amerika Serikat

Mengandung Aditif Berbahaya Warga Taiwan Menentang Impor Babi dari Amerika Serikat

Yahudi dan Kaya, Roman Abramovich Mudah Dapat Kewarganegaraan Israel

Yahudi dan Kaya, Roman Abramovich Mudah Dapat Kewarganegaraan Israel

Baca Juga

Berita Lainnya