Dompet Dakwah Media

Polisi Manekin Membantu Mengatur Lalu Lintas di Bangalore

Polisi Manekin Membantu Mengatur Lalu Lintas di Bangalore
Manekin-manekin pria berseragam polisi lalu lintas ditempatkan di sejumlah jalan di kota Bangalore, bagian selatan India.

Terkait

Hidayatullah.com–Salah satu kota paling macet di India memiliki ide tidak konvensional untuk mengatasi pengemudi kendaraan bermotor yang nakal.

Manekin-manekin pria berseragam polisi lalu lintas ditempatkan di sejumlah jalan di kota Bangalore, bagian selatan India.

Dilengkapi dengan topi polisi, kemeja putih dan pantalon coklat, serta kacamata hitam, makenin-manekin itu siap “bertugas” di perempatan jalan yang kerap macet. Harapannya, para pengemudi akan mengiranya sebagai polisi asli sehingga berpikir dua kali untuk melanggar peraturan lalu lintas.

Bangalore, kota pusat industri teknologi informasi di India, memiliki delapan juta kendaraan bermotor terdaftar. Angka itu diperkirakan bertambah menjadi lebih dari 10 juta di tahun 2022.

Dengan rata-rata laju kecepatan kendaraan hanya 18,7 km/jam, Bangalore menjadi kota “terlambat” kedua di India setelah Mumbai (18,5 km/jam), menurut studi yang dilakukan oleh MovinSync Technology Solutions, salah satu pemantau arus lalu lintas dan penggunaan transportasi. Kamera-kamera pengawas di perlintasan jalan merekam lebih dari 20.000 pelanggaran lalu lintas setiap hari.

Namun, para pengguna jalan memiliki pendapat beragam soal polisi manekin itu.

Sebagian menilai polisi boneka bisa mengelabui pengendara sehingga mengurungkan niat untuk melanggar lalu lintas.

“Boneka-boneka itu kelihatan bagus. Anda baru tahu bahwa itu bukan petugas yang sebenarnya apabila memperhatikannya dengan seksama. Jadi cukup membuat orang tergerak untuk mengenakan helm ketika mengendarai motornya di persimpangan,” kata Gautam T, seorang mahasiswa.

Gautam dan teman kuliahnyaTalah Fazal menyempatkan berswafoto dengan salah satu manekin yang ditempatkan di kota itu.

Polisi boneka itu membuat “Anda tidak jadi melanggar lampu lalu lintas,” kata Saravana, warga Bangalore yang mengendarai gerobak motor beroda tiga, meskipun dia sendiri memakirkan kendaraannya di dekat rambu larangan parkir.

Sementara itu di Twitter, banyak warga yang menjadikan topik polisi manekin sebagai bahan lelucon.

“Manekin-manekin itu tampak terlalu gagah dan terlalu putih warnanya dibanding polisi India kita yang ditempatkan di jalan. Menurut saya boneka itu tidak berfungsi, sebab orang tetap melanggar lalu lintas meskipun ada polisi sungguhan di persimpangan jalan,” kata pengguna Twittter bernama Saleela Kappan, seorang pekerja bidang humas.

BR Ravikante Gowda, seorang anggota polisi lalu lintas senior di Bangalore, menjelaskan dasar pemikiran inisiatif itu.

“Ide menempatkan manekin-manekin ini di lokasi berbeda setiap hari adalah karena orang kita berperilaku berbeda ketika ada polisi di persimpangan jalan. Ketika mereka tidak ada, perilaku orang juga berbeda.”

Seorang petugas, yang tidak bersedia disebutkan namanya, mengatakan bahwa polisi membuat bingung pengemudi dengan mengonti-ganti petugas dan manekin.

“Sejak dikerahkan beberapa pekan lalu, tampak keraguan orang untuk melanggar lalu lintas. Mereka bingung ketika pada suatu hari manekin diganti dengan salah satu petugas rekan kami,” kata polantas itu seperti dikutip BBC Selasa (10/12/2019).*

Rep: Ama Farah

Editor: Dija

Dukung Kami, Agar kami dapat terus mengabarkan kebaikan. Lebih lanjut, Klik Dompet Dakwah Media Sekarang!

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.hidayatullah.com dan Segera Update aplikasi hidcom untuk Android . Install/Update Aplikasi Hidcom Android Anda Sekarang !

Topik: , , ,

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !