Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Internasional

Qatar Bantah Merencanakan Pembunuhan Pejabat-Pejabat Eritrea

Bagikan:

Hidayatullah.com—Qatar menolak sama sekali tuduhan yang menyebutkan bahwa pihaknya terlibat dalam rencana pembunuhan tokoh-tokoh pejabat tinggi Eritrea.

Hari Kamis (28/11/2019), Eritrea menuding Qatar bertindak subeversif, termasuk mendukung kelompok-kelompok oposisi melawan pemerintah, lansir BBC.

Kementerian Luar Negeri Qatar mengatakan pihaknya “tidak ada urusan dengan faksi-faksi atau kelompok-kelompok apapun di Eritrea. Pernyataan kementerian itu juga menggarisbawahi protes menyusul tuduhan serupa yang diutarakan negara Afrika itu pada bulan April.

Dalam pernyataannya Qatar mengatakan “[tuduhan] ini menimbulkan kecurigaan terhadap maksud sesungguhnya dan pihak-pihak di balik pernyataan tidak realistis ini.”

Eritrea memiliki hubungan dekat dengan Qatar sampai munculnya permusuhan di kalangan negara-negara Teluk pada 2017.

Sejak itu Eritrea mengubah persekutuannya kepada aliansi Arab Saudi-Uni Emirat Arab dalam konflik di Yaman.

Guna membantu pasukan koalisi pimpinan Saudi, negara di pesisir Laut Merah dan berhadapan langsung dengan Yaman, menyediakan pangkalan militer untuk pasukan Uni Emirat Arab di dekat kota pelabuhan Assab.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Pemimpin Iran: “Jihad Satu-satunya Cara Menghadapi Zionis”

Pemimpin Iran: “Jihad Satu-satunya Cara Menghadapi Zionis”

Oxfam GB Dilarang Beroperasi di Haiti Menyusul Skandal Seks

Oxfam GB Dilarang Beroperasi di Haiti Menyusul Skandal Seks

Cerita Ekstasi dari Tokyo, Rasa dan Akibat MDMA “The Gateway Drug”

Cerita Ekstasi dari Tokyo, Rasa dan Akibat MDMA “The Gateway Drug”

FSA Tak Gentar Gempuran Senjata Canggih Al Assad

FSA Tak Gentar Gempuran Senjata Canggih Al Assad

China Akan Terapkan Larangan Merokok di Tempat Umum

China Akan Terapkan Larangan Merokok di Tempat Umum

Baca Juga

Berita Lainnya