Rabu, 26 Januari 2022 / 22 Jumadil Akhir 1443 H

Internasional

Baru Enam Bulan Dilantik, Pejabat Menteri Keamanan Dalam Negeri AS Mundur

Bagikan:

Hidayatullah.com—Kevin McAleenan mengundurkan diri dari jabatannya memimpin Departemen Keamanan dalam Negeri Amerika Serikat, hanya enam bulan setelah diangkat.

Lewat Twitter, Presiden Donald Trump mengatakan bahwa McAleenan ingin menghabiskan waktu lebih banyak dengan keluarganya. Trump juga mengatakan penggantinya akan diumumkan pekan depan, lansir BBC Sabtu (12/10/2019).

McAleenan, 48, merupakan orang keempat yang menduduki kursi menteri keamanan dalam negeri AS selama Trump menjabat presiden.

Para analis menduga perselisihan soal kebijakan keimigrasian menjadi penyebab ketidakharmonisan hubungan antara Menteri McAleenan dan Presiden Trump.

McAleenan bertindak sebagai pimpinan Departemen Keamanan Dalam Negeri AS setelah kursinya ditinggakan oleh Kirstjen Nielsen, yang dituding Trump kurang keras dalam mengontrol imigrasi.

Semasa pemerintahan Presiden Barack Obama, McAleenan menjabat deputi komisioner Customs and Border Protection (CBP).

Pada tahun 2018, McAleenan dihujani kecaman media karena melaksanakan kebijakan zero tolerance Presiden Trump, yang mengakibatkan ribuan migran anak dipisahkan dari orangtua atau walinya. Ketika itu dia berdalih instansi yang dipimpinnya hanya melaksanakan undang-undang dan bukan membuatnya.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Barack Obama Diskriminasikan Wanita Muslim

Barack Obama Diskriminasikan Wanita Muslim

Kepala Gereja Orthodoks Rusia Dapat Hadiah Jet Tempur Sukhoi

Kepala Gereja Orthodoks Rusia Dapat Hadiah Jet Tempur Sukhoi

Berantas Kebodohan, Asrama Turki adakan Kegiatan Membaca Bersama

Berantas Kebodohan, Asrama Turki adakan Kegiatan Membaca Bersama

Islamophobia Hanya Akan Mengakibatkan Perpecahan Islam-Barat

Islamophobia Hanya Akan Mengakibatkan Perpecahan Islam-Barat

Belum Ada Perhatian Signifikan terhadap Muslim Rohingya

Belum Ada Perhatian Signifikan terhadap Muslim Rohingya

Baca Juga

Berita Lainnya