Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Ojek Motor Listrik Beroperasi di Rwanda

Safi menggunakan motor listrik untuk layanan ojeknya.
Bagikan:

Hidayatullah.com–Sebuah perusahaan asing meluncurkan ojek motor listrik di Rwanda.

Safi mengatakan motor-motor listriknya yang terisi penuh dapat bergerak selama 45 menit menempuh jarak 90 kilometer.

Motor merupakan alat transportasi yang umum dipakai di kota-kota di Rwanda. Di ibu kota Kigali saja beroperasi sekitar 20.000 motor.

Niyonkuru Christelle dari Safi mengatakan kepada para jurnalis hari Selasa (8/10/2019) bahwa perusahaannya akan memasang stasiun-stasiun pengisian baterai motor listrik di seluruh penjuru negeri.

Pada bulan Agustus, Presiden Paul Kagame mengatakan dalam pertemuan dengan para pemuda bahwa motor listrik akan segera datang guna menggantikan motor berbahan bakar minyak di negara itu, dan dia meminta perusahaan-perusahaan taksi untuk mengoperasikannya dalam proses tersebut, lansir BBC.

Safi berencana akan menjaring pemotor sebagai karyawannya.

Akan tetapi, tukang-tukang ojek yang saat ini bekerja mandiri mengaku khawatir akan kehilangan pekerjaannya dan akan dipaksa bekerja untuk perusahaan swasta.

Niyonkuru mengatakan bahwa bekerja untuk Safi tidak akan diwajibkan.

Collette Ruhamya, kepala otoritas pengelolaan lingkungan Rwanda mengatakan bahwa peluncuran motor-motor listrik itu merupakan suatu tonggak sejarah dalam menanggulangi emisi yang membahayakan lingkungan.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

60 Militan Syiah Houthi Tewas dalam Serangan Koalisi Pimpinan Saudi

60 Militan Syiah Houthi Tewas dalam Serangan Koalisi Pimpinan Saudi

Inggris Ekstradisi Abu Hamzah ke AS Secepatnya

Inggris Ekstradisi Abu Hamzah ke AS Secepatnya

Kapal Intelijen Rusia Karam di Perairan Laut Hitam

Kapal Intelijen Rusia Karam di Perairan Laut Hitam

Jumlah Masjid di Denmark Naik 48 Persen dalam Satu Dekade

Jumlah Masjid di Denmark Naik 48 Persen dalam Satu Dekade

10 Relawan Indonesia Sudah di Yordania

10 Relawan Indonesia Sudah di Yordania

Baca Juga

Berita Lainnya