Rabu, 24 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Internasional

Inggris: Iran Berada di Balik Serangan Kilang Minyak Saudi Aramco

Boris Johnson
Bagikan:

Hidayatullah.com- Inggris mengaku yakin Iran yang bertanggung jawab atas serangan fasilitas minyak Arab Saudi dan pihaknya akan bekerja sama dengan sekutu Amerika Serikat dan Eropa dalam respons gabungan, kata Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, Senin (23/9/2019).

Amerika Serikat dan Arab Saudi telah menyalahkan Iran atas serangan 14 September yang mulanya mengurangi separuh produksi minyak Saudi. Kelompok pemberontak Syiah al Houthi Yaman dukungan Iran mengaku bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.

“Inggris mengaitkan tanggung jawab dengan kemungkinan yang begitu besar terhadap Iran atas serangan Aramco. Kami kira sangat mungkin bahwa Iran memang yang bertanggung jawab,” kata Johnson kepada awak media dalam perjalanannya menghadiri Majelis Umum PBB di New York.

“Kami akan bekerja sama dengan rekan kami Amerika dan Eropa untuk membuat tanggapan, yang berupaya meredakan ketegangan di kawasan Teluk,” kutip Reuters.

Seorang pejabat Inggris mengatakan klaim tanggung jawab al Houthi “tidak masuk akal”, dengan skala, kecanggihan dan jangkauan serangan yang tak sesuai dengan kemampuan mereka.

“Tidak masuk akal itu tidak akan diizinkan oleh pemerintah Iran,” kata pejabat tersebut.

Saat ditanya apakah Inggris akan mengesampingkan tindakan militer, Johnson menuturkan pihaknya akan mencermati usulan Amerika Serikat untuk berbuat lebih banyak membantu membela Arab Saudi.

“Jelas jika diminta, entah itu oleh Arab Saudi atau oleh Amerika, untuk berperan maka kami akan mempertimbangkan dengan cara apa kami bisa bermanfaat,” kata dia.

Johnson mengatakan akan membahas aksi Iran di kawasan dengan Presiden Hassan Rouhani di pertemuan PBB, serta mendesak pembebasan sejumlah warga negara Iran berkebangsaan ganda, yang katanya ditahan “secara ilegal dan sewenang-wenang.” *

Rep: Ahmad
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Para Penginjil Tsunami berusaha Kacaukan Muslim AS

Para Penginjil Tsunami berusaha Kacaukan Muslim AS

Beresiko Tinggi dan Tidak Ekonomis, Sejumlah Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir di Amerika Tutup

Beresiko Tinggi dan Tidak Ekonomis, Sejumlah Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir di Amerika Tutup

Malaysia Mulai Penyelidikan Temuan Kuburan Massal 2015

Malaysia Mulai Penyelidikan Temuan Kuburan Massal 2015

Pengadilan Vonis 25 Pendukung Mursy Penjara Seumur Hidup

Pengadilan Vonis 25 Pendukung Mursy Penjara Seumur Hidup

Beijing: Hadiah Uang untuk Informasi Keberadaan Mata-Mata Asing di China

Beijing: Hadiah Uang untuk Informasi Keberadaan Mata-Mata Asing di China

Baca Juga

Berita Lainnya