Kehadiran Gereja Pantekosta Brazil Tak Diinginkan di Berlin

Kehadiran Gereja Pantekosta Brazil Tak Diinginkan di Berlin
Replika Kuil Sulaiman di Sao Paolo, Brazil, gereja markas besar Igreja Universal do Reino de Deus (Universal Church of the Kingdom of God, atau UCKG).

Terkait

Hidayatullah.com—Bangunan bergaya gothik Gereja Nazareth Baru (Neue Nazarethkirche) dengan menara lonceng setinggi 78 meter didirikan pada tahun 1893 terletak di Leopoldplatz di kawasan Wedding, Berlin. Igreja Universal do Reino de Deus (Universal Church of the Kingdom of God, atau UCKG) menyewa tempat itu sejak 2016, dan sekarang jemaatnya ingin membeli bangunan gereja itu. Akan tetapi, keingin mereka mendapatkan penentangan dari pemerintah kota Berlin.

“UCKG tidak memperkaya lingkungan kami, dan tidak juga sekitarnya,” kata Stephan von Dassel, pimpinan wilayah distrik Mitte, Berlin. Politisi Partai Hijau itu mengatakan sejarah dan metode gereja itu tidak sesuai dengan lingkungan sekitar.

UCKG sudah hadir di 11 kota di Jerman, termasuk Cologne, Frankfurt, Hamburg dan Munich. Kebanyakan anggota gereja itu adalah orang Brazil atau imigran asal negara berbahasa Portugis lain, meskipun ada juga orang Jerman yang menjadi pengikutnya.

Bagunan rumat ibadah itu sendiri adalah milik German Church of God, sebuah cabang lokal dari US Pentecostal Church of God, sejak 1993.

Pemimpin UCKG, penginjil yang juga miliarder Edir Macedo, berbasis di Rio de Janeiro, dan Neue Nazarethkirche di Wedding berfungsi sebagai markas besar UCKG di Jerman dan Austria. Itulah mengapa UCKG ingin membeli bangunan gereja itu. Kedua gereja evangelis itu ingin jual-beli tersebut diwujudkan, tetapi para pejabat kota Berlin sejauh ini masih menghalanginya.

UCKG didirikan di Brazil pada tahun 1977, dan mulai aktif di Berlin pada tahun 2000. Selain menggelar peribadatan dalam bahasa Portugis, Jerman dan Inggris di “kuil”, masyarakat menyebutnya gereja, UCKG mengatakan pihaknya membuat program-program bagi orang yang membutuhkan bimbingan spiritual.

“Sejauh yang saya tahu, pesan yang disampaikan yaitu orang harus mendonasikan banyak uang ke gereja itu, lantas masalah-masalah mereka juga akan lenyap begitu saja,” kata Von Dassel Tidak hanya itu, dia mengatakan kemana perginya uang tersebut tidak jelas.

Sekarang, sepertinya sebagian besar uang yang dikumpulkan dialokasikan untuk membeli gedung gereja Neue Nazarethkirche. Setelah bertahun-tahun menyewa berbagai tempat di berbagai daerah di Berlin, jemaat menginginkan tempat ibadah mereka sendiri, kata pastor UCKG Ulices Vidal, seperti gedung bekas gereja Protestan yang mereka incar tersebut.

Menurut Vidal, pembelian bangunan gereja itu penting guna memastikan UCKG dapat melanjutkan kerja spiritual dan sosialnya di daerah tersebut.

Pihak German Church of God juga menyesalkan keengganan pemerintah kota untuk menyetujui penjualan itu. Pimpinan gereja itu, Marc Brenner, mengaku terkejut dengan ancaman pemerintah yang akan menghentikan penjualan bangunan itu di pengadilan bila perlu.

Baik gerejanya maupun UCKG tidak ingin perselisihan itu memuncak.

Pastor Vidal mengatakan kepada DW bahwa wali kota seharusnya mengunjungi gereja tersebut dan melihat hasil kerja yang telah diperbuat gerejanya sebelum membentuk opini buruk tentang UCKG.*

Rep: Ama Farah

Editor:

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.hidayatullah.com dan Segera Update aplikasi hidcom untuk Android . Install/Update Aplikasi Hidcom Android Anda Sekarang !

Topik: , , ,

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !